Kilas Internasional

Kedubes Saudi Tak Tahu Rizieq Dicekal hingga RI Jawab Kamboja

CNN Indonesia | Selasa, 12/11/2019 07:31 WIB
Kedubes Saudi Tak Tahu Rizieq Dicekal hingga RI Jawab Kamboja Imam Besar FPI Rizieq Shihab. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kedutaan Besar Arab Saudi tak tahu soal pencekalan terhadap Imam Besar FPI Rizieq Shihab hingga RI buka suara terkait protes Kamboja soal pembiaran tokoh oposisi dan buronan politik, Mu Sochua, berkegiatan di Jakarta, meramaikan berita internasional pada Senin (11/11).

1. Kedubes Saudi Mengaku Tak Tahu soal RI Minta Rizieq Dicekal

Kedutaan Besar Arab Saudi untuk Indonesia mengakui belum menerima informasi dari Riyadh bahwa pemerintah Indonesia telah meminta pencekalan terhadap Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.


"Kami belum menerima informasi resmi apa pun terkait hal itu," kata Kepala Bagian Media dan Pers Kedubes Saudi di Jakarta, Fawaz Abdullah Althaymin, kepada CNNIndonesia.com melalui pesan singkat, Senin (11/11).


Pernyataan itu diutarakan Fawaz ketika dimintai konfirmasi mengenai klaim Rizieq yang menyatakan bahwa pemerintah Indonesia telah meminta Saudi mencegahnya pulang ke Indonesia.

2. Pakta Damai Hangus, Yordania Larang Warga Israel Masuk

Yordania menutup perbatasan dan mencegah warga Israel masuk setelah perjanjian damai kedua negara yang disepakati pada 1994 kedaluwarsa pada Minggu (10/11).

Menurut pantauan wartawan AFP di utara Israel, dua gerbang kuning yang menyatu dengan jembatan penghubung Israel dan Yordania telah dikunci dengan rantai. 

[Gambas:Video CNN]

Pejabat setempat menuturkan tentara Israel juga telah menutup akses ke gerbang itu sehari sebelumnya sekitar pukul 17.00 waktu setempat.

3. RI Jawab Protes Kamboja soal Politikus Buronan Kamboja

Kementerian Luar Negeri RI akhirnya buka suara terkait protes Kamboja kepada pemerintah karena membiarkan salah satu tokoh oposisi dan buronan politik, Mu Sochua, masuk dan menggelar pertemuan pers di Jakarta.

Direktur Asia Tenggara Kementerian Luar Negeri RI, Denny Abdi, menegaskan Indonesia tetap menganut prinsip universal hak asasi manusia terutama terkait kebebasan berekspresi.


"Kami menjelaskan prinsip-prinsip universal yang dianut di Indonesia termasuk kebebasan berpendapat dan demokrasi, namun demikian Indonesia juga memegang teguh prinsip non intervensi dan tidak mencampuri urusan domestik negara lain," kata Denny, Senin (11/11). (dea)