Di HUT Batola, Gubernur Kalsel: Gelorakan Semangat Membangun

Advertorial, CNN Indonesia | Jumat, 10/01/2020 00:00 WIB
Di HUT Batola, Gubernur Kalsel: Gelorakan Semangat Membangun Foto: Pemkab Barito Kuala
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H Sahbirin Noor mengatakan pemerintah dan masyarakat Kabupaten Barito Kuala (Batola) wajib bersyukur atas keberhasilan pembangunan yang telah dicapai.

"Keberhasilan pembangunan yang sudah dicapai harus dipertahankan dan ditingkatkan, terutama dengan menggali lebih maksimal lagi terhadap potensi yang ada," ucap Gubernur yang akrap disapa Paman Birin itu.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Puncak Perayaan HUT ke-60 Kabupaten Barito Kuala (Batola), Rabu (8/1/2020). Paman Birin hadir bersama Ketua TP-PKK Hj Raudhatul Jannah yang didampingi Dirjen PSP Kementerian Pertanian Sarwo Edhy, Ketua DPRD Provinsi H Supian AK dan sejumlah pejabat lainnya. Termasuk juga anggota DPD dan DPR-RI Dapil Kalsel, para anggota Forkopimda Provinsi Kalsel, para bupati atau yang mewakili, para pimpinan instansi vertikal Provinsi Kalsel dan berbagai lapisan masyarakat.


Kehadiran gubernur dan sejumlah pejabat Pusat dan Provinsi Kalsel ini diterima Bupati Batola Hj Noormiliyani AS dan suami H Hasanuddin Murad, Wakil Bupati Batola H Rahmadian Noor dan Ketua TP-PKK Hj Saraswati Dwi Putranti, Ketua DPRD dan anggota DPRD Batola, Pj Sekda H Abdul Manaf dan isteri, para anggota Forkopimda masing-masing beserta isteri, dan para pimpinan SKPD.

Paman Birin mencermati Kabupaten Batola memiliki potensi besar di sektor pertanian, tanaman dan hortikultura yang menjadi masa depan dan bahkan sejak sekarang. Karena pangan akan menjadi kebutuhan rebutan untuk masa depan selain sumber daya energi.

Karena itu, sebut Paman Birin, pemerintah dan masyarakat Batola harus yakin dan optimis daerah ini akan bangkit dan bisa lebih maju dari saat ini serta mewujudkan orientasi pembangunan dalam keseimbangan dan keterpaduan. Mengingat orientasi pembangunan sangat penting untuk mewujudkan pembangunan yang benar-benar berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat.

"Ayo kita gelorakan semangat membangun. Membangunlah untuk banua dengan semangat Haram Menyerah, Waja Sampai ke Puting. Mari bulatkan tekad untuk terus bergerak maju dalam membangun daerah secara berkesinambungan dan berkelanjutan," ajaknya.

Sebelumnya, Bupati Hj Noormiliyani AS mengatakan, di usia 60 tahun Kabupaten Barito Kuala, ia bersama-sama masyarakat telah melakukan banyak upaya dalam melaksanakan pembangunan. Berbagai upaya yang telah dilakukan di antaranya sesuai Visi Membangun Desa, Menata Kota yaitu lebih memfokuskan pada penataan kota dan pembangunan perdesaan.

Terkait Visi Penataan Kota, menurut mantan Ketua DPRD Provinsi Kalsel itu, pada tahun 2018 difokuskan pada Kecamatan Marabahan dan Alalak yang dipandang sebagai ibu kota kabupaten dan pintu gerbang dengan beberapa fasilitas yang dibangun berupa penyusunan master plan kawasan perkotaan, peningkatan kualitas fasilitas pemerintahan, pembangunan dan rehab taman serta peningkatan kualitas jalan perkotaan. Selain itu juga penataan mal pelayanan, pembangunan gedung LPTQ, penataan pasar kabupaten serta penataan halaman parkir.

Kemudian juga dilakukan perbaikan sarana sanitasi, pembangunan peningkatan kualitas fasilitas umum, peningkatan kualitas jalan perkotaan, instalasi air bersih, penyusunan DED, dan peningkatan kualitas jalan.

Sementara terkait Visi Membangun Desa, lanjut isteri anggota DPRD Provinsi Kalsel H Hasanuddin Murad itu, pada tahun 2019 dengan melaksanakan Program Bedah Kampung Terintegrasi (BKT). Program ini menyasar 7 desa di antaranya Desa Sungai Telan Besar Kecamatan Tabunganen, Terantang Kecamatan Mandastana, Banitan Kecamatan Bakumpai, Karya Indah Kecamatan Tabukan, Bahandang Kecamatan Jejangkit, Asia Baru Kecataman Kuripan, dan Sekata Baru Kecamatan Tamban.

Selain melaksanakan program tersebut, Noormiliyani juga membeberkan program prioritas pembangunan jalan Kutabamara (jalan yang menghubungkan antara Kecamatan Kuripan, Tabukan, Bakumpai hingga Marabahan) yang telah dilaksanakan sejak 2018 hingga 2022 mendatang.

Anak Gubernur Kalsel periode 1963-1969 almarhum H Aberani Sulaiman itu menuturkan, dalam perencanaan pihaknya menyusun dua konsep pembangunan yakni jangka pendek yakni tiga tahun dan jangka panjang 20 tahun.

Terkait perencanaan 3 tahun ke depan, terang Noormiliyani, pihaknya akan membangunan bundaran Rumpiang, gerbang selamat datang, jalan koridor Rumpiang-Marabahan, penataan kawasan Simpang 4 Marabahan, area kuliner Marabahan. Untuk peningkatan kunjungan wisata pihaknya akan membangun Jejangkit Ecopark dengan memanfaatkan venue eks HPS di Kecamatan Jejangkit.

Sedangkan untuk pembangunan jangka panjang 20 tahun, sambung Noormiliyani, pihaknya telah membuat blueprint berupa sistem jaringan jalan lingkar kota, kompleks perkantoran, dan ruang terbuka publik. (adv/adv)