Sabtu, WNI di Hubei Akan Dievakuasi

CNN Indonesia | Jumat, 31/01/2020 15:24 WIB
Menlu Retno Marsudi mengatakan evakuasi ratusan warga Indonesia dari Provinsi Hubei, China, terutama Kota Wuhan dalam 24 jam ke depan atau Sabtu (1/2/). Menlu Retno Marsudi mengatakan evakuasi WNI di Provinsi Hubei akan dilakukan Sabtu (1/2). (Foto: ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan evakuasi ratusan warga Indonesia dari Provinsi Hubei, China, terutama Kota Wuhan yang menjadi sumber penyebaran virus corona akan dilakukan dalam 24 jam ke depan.

"Keberangkatan pesawat penjemput akan dilakukan kurang dari dua puluh empat jam menggunakan pesawat berbadan lebar agar semua WNI yang bersedia dievakuasi dapat diterbangkan langsung tanpa melalui transit," kata Retno dalam jumpa pers di kantornya, Jumat (31/1).

Meski begitu, Retno tak menjelaskan detail jumlah, waktu, dan tempat keberangkatan pesawat yang akan mengangkut ratusan WNI tersebut.


China telah mengisolasi Provinsi Hubei, khususnya wilayah Wuhan yang diduga merupakan tempat asal virus corona. Diyakini virus itu berasal dari binatang yang dijual di pasar setempat.

Kota lain di Hubei juga telah dikarantina termasuk dengan menutup akses transportasi.

[Gambas:Video CNN]

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendeklarasikan status gawat darurat global atas virus tersebut.

Hingga kini jumlah korban meninggal akibat virus mematikan itu telah mencapai 213 orang dan menginfeksi ribuan lainnya.

Selain di China, kasus infeksi virus corona terdeteksi di sejumlah negara, yakni di Kanada, Amerika Serikat, Prancis, Sri Lanka, Thailand, Taiwan, Vietnam, Korea Selatan, Nepal, Singapura, Australia, Malaysia, Jepang, Kamboja, dan Jerman. Lalu Finlandia, Uni Emirat Arab, Filipina, dan India.

Meski demikian belum ada laporan korban meninggal selain di China.

Selain Inggris, beberapa negara juga sudah memulangkan warganya dari Wuhan, yakni Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, dan Prancis. (rds/evn)