Kilas Internasional

Corona Serang Kapal Perang AS hingga Penundaan Ibadah Haji

CNN Indonesia | Kamis, 02/04/2020 06:25 WIB
Corona Serang Kapal Perang AS hingga Penundaan Ibadah Haji Virus corona menyerang kapal induk bertenaga nuklir Amerika Serikat, Theodore Roosevelt, dan menginfeksi lebih dari 100 orang di dalamnya. (AFP/MC2 NATHAN LAIRD)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah peristiwa terjadi di berbagai belahan dunia pada Rabu (1/4). Mulai dari serangan virus corona ke kapal induk nuklir Amerika Serikat hingga Arab Saudi meminta umat Islam di dunia menunda rencana haji tahun ini.

1. Corona Serang Kapal Induk Nuklir AS, 100 Orang Terinfeksi

Virus corona menyerang kapal induk bertenaga nuklir milik Amerika Serikat Theodore Roosevelt dan menginfeksi lebih dari 100 orang di dalamnya.

Kapten Brett Crozier memberitahu kepada Pentagon bahwa virus mematikan itu menyebar tak terkendali di kapal berisi 4.000 awak tersebut. Dia meminta bantuan agar para kru bisa segera dikarantina.



Lewat surat empat halaman, sang kapten menuliskan bahwa mereka tak sanggup membendung penyebaran Covid-19. Dia menggambarkan situasi mengerikan di atas kapal yang saat ini telah berlabuh di perairan Guam.

2. Italia Berkabung atas Kematian 12.428 Orang karena Corona

Italia mengibarkan bendera setengah tiang pada Selasa (31/3) untuk berkabung atas kematian 12.428 orang akibat virus corona (Covid-19).

Pengibaran bendera setengah tiang diikuti dengan mengheningkan cipta yang dilakukan selama satu menit.


Wali Kota Roma Virginia Raggi yang hadir dalam upacara di pelataran Balai Kota Roma mengatakan corona telah melukai seluruh negeri. Ia mengajak masyarakat Italia untuk tetap tegar dan menghadapi virus corona yang masih menjadi ancaman hingga saat ini.

3. Corona, Arab Minta Umat Islam Tunda Rencana Haji Tahun Ini

Menteri haji Arab Saudi pada Selasa (31/3) meminta umat Islam di seluruh dunia untuk menunda sementara rencana mereka untuk melakukan ibadah haji tahun ini. Permintaan mereka sampaikan terkait virus corona yang sudah menjadi pandemi. 

Permintaan ini juga mereka sampaikan setelah sebelumnya Arab Saudi menghentikan penerbitan visa umrah.

[Gambas:Video CNN]

"Arab Saudi sebenarnya siap melayani jamaah haji dan umrah. Tetapi dalam keadaan saat ini, ketika kita berbicara tentang virus corona, Kerajaan merasa terpanggil untuk melindungi kesehatan umat Islam dan oleh karena itu kami telah meminta umat Muslim di semua negara untuk menunda rencana menunaikan ibadah haji sampai situasinya jelas," kata menteri haji Mohammad Benten seperti dikutip dari AFP, Rabu (1/4). (dea)