Cabut Gigi di Atas Hoverboard, Dokter di Alaska Dipenjara

CNN Indonesia | Minggu, 20/09/2020 04:10 WIB
Seorang dokter gigi di Alaska, AS, dihukum bui 12 tahun karena melakukan pencabutan gigi pasien sambil berdiri di atas hoverboard, dan dakwaan berlapis lainnya. Ilustrasi hoverboard. (Dok. Youtube)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang dokter gigi di Amerika Serikat (AS) dihukum penjara 12 tahun karena melakukan pencabutan gigi pasien sambil berdiri di atas hoverboard, dan dakwaan berlapis lainnya.

Hukuman terhadap sang dokter gigi, Seth Lookhart, 35, itu dijatuhkan hakim pengadilan di Alaska.

Ia dijatuhi hukuman atas 46 tuduhan kejahatan dan pelanggaran ringan pada Januari, termasuk penipuan bantuan medis, skema penipuan, praktik ilegal kedokteran gigi, dan sembrono serta berbahaya.


Sebelumnya, video dirinya mencabut gigi pasien sambil berdiri di atas hoverboard dua roda viral. Nyatanya, Departemen Hukum Negara Bagian Alaska, AS, menyatakan itu bukanlah salah satu aspek serius dalam kasus Lookhart tersebut.

"Lookhart hampir membunuh banyak pasien dengan melakukan anestesi ribuan kali tanpa pelatihan atau persetujuan, pada pasien di luar kecakapan dan kepandaiannya, sambil mencuri uang dari Medicaid dan penggelapan dari atasannya," demikian pernyataan resmi departemen tersebut seperti dikutip dari AFP

Atas perbuatannya tersebut, Lookhart meminta maaf dan membacakan pernyataan tertulis yang telah disiapkan sebelumnya.

"Menengok ke belakang, saya tidak bisa mengatakan dengan tepat kapan saya mulai keluar jalur," katanya seperti dikutip dari CNN.

"Meskipun saya tidak ragu bahwa saya dapa memberikan perawatan dan mengurangi rasa sakit kepada banyak orang yang sangat membutuhkan. Saya juga tahu bahwa saya dapat dan seharusnya mempertahankan disiplin dan fokus yang lebih baik saat melayani pasien yang saya cintai," katanya seraya meminta pertimbangan pengadilan atas hukuman terhadap dirinya.

Asisten Jaksa Agung di Departemen Hukum Eric Senta mengatakan apa yang telah diperbuat Lookhart bukan sekedar kejahatan ekonomi.

"Ini bukan lah kasus di mana pengadilan menghukum seseorang yang telah mencuri US$2 juta. Lookhart menyakiti orang, orang-orang rentan, anak-anak disabel," kata Senta.

Senta mengatakan Lookhart akan mulai menjalani hukuman pada 7 Desember mendatang.

(AFP, CNN/kid)

[Gambas:Video CNN]