Kapal Selam China Berhasil Capai Palung Laut Terdalam Bumi

CNN Indonesia | Selasa, 24/11/2020 11:34 WIB
Kapal selam berawak baru China, Fendouzhe atau Striver, berhasil mencapai dasar Palung Mariana, palung laut terdalam di dunia. Ilustrasi armada perang China. (Olga MALTSEVA / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kapal selam berawak baru China, Fendouzhe atau Striver, berhasil mencapai dasar Palung Mariana, palung laut terdalam di dunia, pada Jumat pekan lalu.

China menyiarkan langsung momen bersejarah itu melalui stasiun televisi negara CCTV. Fendouzhe yang berisikan tiga kru kapal berhasil turun lebih dari 10 kilometer ke dalam palung laut yang terletak di Samudra Pasifik itu.

Rekaman gambar dari kamera laut yang terpasang memperlihatkan kapal selam berwarna hijau dan putih bergerak turun ke dasar laut secara perlahan dikelilingi pemandangan gelap dan awan sedimen hingga akhirnya mendarat di dasar laut.


Kapal selam Fendouzhe dilengkapi dengan lengan robotik yang berfungsi mengumpulkan sampel biologis dari dasar laut. Lengan kapal selam itu juga berfungsi sebagai "mata" sonar untuk mengidentifikasi objek di sekitarnya.

Fendouzhe membawa begitu banyak peralatan penelitian sehingga para peneliti menambahkan ruang tambahan berbentuk dahi pada kapal yang berisikan bahan apun untuk menjaga keseimbangan.

Tekanan air di dasar palung mencapai delapan ton per inci persegi atau sekitar seribu kali tekanan atmosfer di permukaan laut. Meski begitu, para ilmuwan dalam kapal selam mengatakan menemukan banyak kehidupan yang berada di dasar palung yang gelap dan dingin tersebut.

"Fendouzhe, kapal selam berawak ketiga China sedang mengamati banyak spesies dan penyebaran mahluk hidup di dasar laut," kata para ilmuwan dari dalam kapal selam kepada CCTV seperti dikutip AFP, Selasa (24/11).

Sejauh ini, hanya segelintir orang yang pernah mencapai dasar Palung Mariana, cekungan berbentuk bulan sabit di dasar bumi yang memiliki tinggi lebih dari Gunung Everest dengan panjang lebih dari 2.550 kilometer.

Pada 1960 penjelajah pertama berhasil mencapai Palung Mariana. Sejak itu tidak ada misi serupa lagi sampai akhirnya sutradara Hollywood James Cameroon melakukan ekspedisi solo pertama ke dasar Mariana pada 2012 lalu.

China berharap Fendouzhe menjadi standar kapal laut Negeri Tirai Bambu di masa depan.

Meski ekspedisi Jumat pekan lalu berhasil, seorang peneliti dari Akademi Ilmu Pengetahuan China yang terlibat dalam misi tersebut, Zhu Min, mengatakan perlu dua kali percobaan lagi sebelum mengatakan misi perjalanan ke dasar laut terdalam itu sukses.

Fendouzhe telah melakukan beberapa kali penyelaman. Awal November, kapal itu mencetak rekor nasional dengan berhasil turun ke dasar Palung Challenger Deep sedalam 10.909 meter. Pada tahun 2019, penjelajah Amerika Serikat juga berhasil turun ke dasar Palung Challenger Deep sedalam 10.927 meter.

Dari ekspedisi itu, peneliti menemukan komunitas organisme bersel tunggal yang hidup dari sampah organik yang telah menetap di dasar laut. Namun, para peneliti hanya menemukan sedikit hewan besar yang hidup pada kedalaman laut tersebut.

(rds/dea)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK