Navalny Ungkap Dirinya Diracun lewat Celana Dalam

CNN Indonesia
Selasa, 22 Des 2020 17:20 WIB
Pemimpin Oposisi Rusia Alexey Navalny, mengungkapkan bahwa dia diracun dengan zat saraf mematikan Novichok yang dimasukkan lewat celana dalam. Pemimpin Oposisi Rusia Alexey Navalny. (AFP/MLADEN ANTONOV)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemimpin Oposisi Rusia sekaligus kritikus Kremlin Alexey Navalny, mengungkapkan bahwa dia diracun dengan zat saraf mematikan Novichok yang dimasukkan lewat celana dalam.

Navalny mengungkap kejadian itu setelah dirinya berhasil menipu seorang agen keamanan untuk mengakui bahwa Dinas Keamanan Rusia (FSB) berusaha membunuhnya.

Dilansir AFP, Navalny bilang dia menelepon seorang pria bernama Konstantin Kudryavtsev, yakni ahli senjata kimia di badan intelijen domestik FSB.

Kudryavtsev mengatakan seorang agen telah meletakkan racun di sepanjang jahitan celana dalam Navalny.

"Pakaian apa yang menjadi (target) penekanan? Pakaian apa yang paling berisiko?," tanya Navalny.

"Celana dalam. Bagian dalam, selangkangan," jawab Kudryavtsev.


Dilansir CNN, para ahli toksikologi mengatakan jika Novichok digunakan dalam bentuk butiran pada pakaian, maka zat itu akan terserap melalui kulit saat korban mulai berkeringat.

Mereka mengatakan, dalam kasus ini, tampaknya para penyerang menggunakan Novichok bentuk padat, bukan cairan atau gel seperti yang telah terdeteksi dalam serangan lain yang menimpa mantan agen ganda Sergei Skripal di Inggris beberapa waktu lalu.

Sebelumnya pada pekan lalu, laporan bersama media yang dipimpin oleh situs investigasi Bellingcat mengungkapkan daftar nama dan foto ahli senjata kimia FSB yang telah membuntuti Navalny selama bertahun-tahun.

Investigasi menemukan tim racun FSB yang terdiri dari enam hingga sepuluh agen telah membuntuti Navalny selama lebih dari tiga tahun. Setelah mengidentifikasi sebagian besar anggota tim, CNN dan Bellingcat sempat mencoba menghubungi mereka namun tidak ada tanggapan.


Laporan investigasi tersebut juga menetapkan bahwa pada malam ketika Novichok entah bagaimana berada di kamar hotel Navalny, ponsel milik salah satu tim racun bernama Alexei Alexandrov menerima notifikasi. Jarak Alexandrov dari hotel hanya beberapa ratus meter saja.

Investigasi Bellingcat melibatkan ribuan catatan telepon, manifes penerbangan, dan dokumen lain untuk melacak tim ahli racun.

Dari laporan investigasi itu pula, Navalny akhirnya menghubungi daftar nama agen keamanan tersebut. Dia mengatakan hampir semuanya menutup telepon, kecuali pria bernama Kudryavtsev.

Untuk melancarkan aksinya, Navalny mengaku sebagai pejabat senior Dewan Keamanan Nasional Rusia yang bertugas melakukan analisis operasi peracunan.

Sebelumnya Navalny telah menyamarkan nomor teleponnya sebagai nomor markas FSB.

Kemudian Navalny mencari tahu mengapa operasi pembunuhan dirinya di Tomsk gagal total.

Percakapan berlangsung 45 menit di mana Kudryavtsev memberikan bukti langsung atas keterlibatan FSB dalam peracunan Navalny.

"Saya menelepon pembunuh saya. Dia mengakui segalanya," cuit Navalny di Twitter.

Dia mengatakan analisis suara "akan menunjukkan bahwa itu memang" suara Kudryavtsev.

Sebagai bukti, hasil percakapan telah diunggah Navalny di kanal Youtube-nya.


Dalam rekaman tersebut, Kudryavtsev awalnya terdengar ragu-ragu dan hati-hati, tapi akhirnya ia menceritakan kronologi dan menjelaskan mengapa Navalny berhasil selamat dari peracunan.

Kudryavtsev mengatakan unitnya tidak mengira bahwa pilot pesawat yang ditumpangi Navalny akan melakukan pendaratan darurat di Omsk. Karena jika penerbangan dibiarkan berlanjut, Navalny tidak akan selamat.

Dia turut merinci bagaimana dirinya dan agen FSB lainnya terbang ke Omsk setelah peracunan itu dan menghilangkan jejak racun. Namun, Kudryavtsev tidak menjelaskan peran spesifiknya dalam operasi tersebut.

Dilansir CNN, publikasi investigasi Navalny lantas dibantah oleh FSB. Pada Senin malam, FSB mengeluarkan pernyataan yang mengklaim bahwa video percakapan Navalny dengan Kudryavtsev adalah "palsu" dan difasilitasi oleh intelijen asing.

(ans/dea)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER