Pasukan AS-Korea Akan Terima Kiriman Vaksin Covid-19

CNN Indonesia | Jumat, 25/12/2020 21:37 WIB
Pasukan AS-Korea akan menerima pengiriman vaksin Covid-19 gelombang I pada Jumat (25/12). Untuk tahap awal, vaksin akan disuntikkan ke petugas kesehatan. Pasukan AS Korea akan terima pengiriman vaksin corona gelombang I pada Jumat (25/12). Ilustrasi. (AP/Hans Pennink).
Jakarta, CNN Indonesia --

Pasukan Amerika Serikat-Korea (USFK) diperkirakan akan menerima pengiriman vaksin covid-19 Moderna gelombang I pada Jumat (25/12).

Dilansir kantor berita Yonhap, Jumat (25/12), vaksin yang telah disetujui untuk penggunaan darurat itu kemungkinan tiba di Bandara Internasional Incheon, barat Seoul, sekitar pukul 10.00 pagi. Sayang, tidak diketahui jumlah dosis yang akan dikirim.

Komandan USFK Jenderal Robert Abrams pada Rabu (23/12) mengatakan setelah menerima pengiriman, pihaknya akan mengelola vaksin Covid-19 .


Selanjutnya vaksin akan disuntikkan. Untuk tahap awal, vaksin akan diberikan kepada kepada petugas kesehatan di garis depan.

Sebelumnya Kementerian Pertahanan AS mengatakan Rumah Sakit Komunitas Tentara Allgood di dalam Kamp Humphreys di Korea Selatan akan menjadi satu dari empat situs di luar benua AS yang akan menerima vaksinasi awal.

Sementara itu, data Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) menunjukkan kasus baru Covid-19 di Korsel tembus 1.241 pada Jumat (25/12). Itu merupakan rekor kasus harian di negeri tersebut.

Peningkatan jumlah kasus terus terjadi meskipun pemerintah setempat telah memperketat aturan jarak sosial.

Kenaikan kasus terutama terjadi di pusat tahanan di Seoul timur dengan 288 kasus baru. Tempat itu menjadi salah satu klaster infeksi terbesar di Korsel.

Korsel telah melarang pertemuan yang melibatkan lima orang atau lebih di seluruh negeri dalam aturan jarak sosial paling ketat untuk menahan penyebaran virus.

Pejabat senior di Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan, Yoon Tae-ho, meminta orang-orang untuk membatalkan pertemuan dan tinggal di rumah.

Pemerintah juga memperingatkan bahwa pelanggar aturan jarak sosial akan menghadapi denda hingga 3 juta won atau sekitar Rp38, 6 juta.

Pihaknya juga telah menutup resor ski dan tempat populer untuk menyaksikan matahari terbit pada Hari Tahun Baru guna memperlambat penyebaran virus corona selama musim liburan Natal dan Tahun Baru.

Dari infeksi lokal yang baru diidentifikasi, 550 kasus dilaporkan di Seoul, 257 kasus di Provinsi Gyeonggi, dan 55 kasus ditemukan di Incheon.

Hingga saat ini, total kasus covid-19 di Korsel mencapai 54.770 dan 773 kematian, sementara 38.048 orang telah pulih.

(ans/agt)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK