Kangen Keluarga saat Idulfitri di Hamburg

CNN Indonesia | Jumat, 14/05/2021 08:14 WIB
Seorang WNI, Muchammad Machally, merasa suasana Idul Fitri di Jerman jauh dibanding kampung halamannya di Pemalang, Jawa Tengah. Ilustrasi. (iStockphoto)
Jakarta, CNN Indonesia --

Muchammad Machally merasa peringatan Idulfitri di Jerman tidak meriah sebagaimana di kampung halamannya di Pemalang, Jawa Tengah.

Tak ada gema takbir, halalbihalal, saling meminta dan memberi maaf serta bercengkerama bersama sanak saudara.

"Idulfitri di sini jujur enggak kerasa kayak Idulfitri. Hampir biasa aja," katanya, saat dihubungi CNNIndonesia.com, Minggu, (2/5).


Mac, begitu sapaan akrabnya, hanya bisa melakukan halalbihalal dengan keluarga via video call. Meski haru, ada hal yang mampu memantik rasa bahagia dan syukur saat ia dapat berkumpul dengan rekannya sesama warga Indonesia.

Gambaran suasana itu adalah Idulfitri saat Jerman belum dihantam pandemi virus corona, tepatnya pada 2018. Di tahun itu pula, Mac terpilih menjadi salah satu relawan sosial untuk kaum difabel.

"(Di sana) aku support kegiatan mereka sehari-hari dan kerja kreatif mereka," kata Mac.

Saat menjadi relawan, ia tinggal di Jerman selama satu tahun, dari September 2017 sampai Agustus 2018.

Tahun ini, ketika seluruh negara tengah sibuk menghadapi wabah corona dengan segala macam cara, termasuk Jerman, Idulfitri semakin terasa sunyi.

Akan tetapi, Idulfitri tahun ini serasa menjadi titik balik untuk Mac. Hidup di Jerman tak semudah dan seindah yang terlihat di media sosial.

Machally kini bukan lagi relawan. Ia sudah menjadi mahasiswa pasca sarjana Languages and Cultures of Southeast Asia di Universitas Hamburg.

Mac resmi menjadi mahasiswa di salah satu kampus kenamaan di Jerman pada Agustus 2020.

Sebulan kemudian, Mac terbang ke Jerman. Tentu, dengan segala kerumitan administrasi, mengingat pandemi masih berkecamuk.

"Kalau ada yang bilang ini mudah, well yang aku bisa bilang bersyukur saja, teman-teman yang puasa dan Idulfitri di Indonesia," ujarnya.

Senyum dan kepedulian orang Indonesia menjadi hal yang dirindukan Machally. Seperti saat bertamu, tuan rumah akan memastikan tamu makan. Mereka, sambungnya, harus benar-benar kenyang.

"(Saat) Idulfitri kalau kamu kelihatan enggak bahagia, orang-orang bakal bertanya-tanya dan peduli agar kamu tidak melewatkan kebahagiaan hari besar ini," kata Mac.

Ikut Jadwal Mekkah

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK