China Telah Suntikkan Lebih dari 1 Miliar Dosis Vaksin Covid

CNN Indonesia | Senin, 21/06/2021 11:07 WIB
China telah menyuntikkan lebih dari 1 miliar dosis vaksin corona untuk warganya, lebih sepertiga dari dosis yang diberikan di seluruh dunia. Ilustrasi vaksinasi corona di China. (AFP/STR)
Jakarta, CNN Indonesia --

China telah menyuntikkan lebih dari 1 miliar dosis vaksin corona untuk warganya. Jumlah itu lebih sepertiga dari dosis yang diberikan di seluruh dunia sebesar 2,5 miliar.

Komisi Kesehatan Nasional China mengatakan sebanyak 1.010.489.000 dosis telah diberikan hingga Sabtu (19/6).

Seperti dikutip dari AFP, tidak jelas berapa persentase populasi China yang telah diinokulasi.


China hampir bisa mengendalikan pandemi Covid-19 di mana saat ini masih banyak negara yang terpukul parah virus itu. China melaporkan 23 kasus baru virus corona pada Minggu (20/6).

Vaksinasi di negara itu sempat berjalan lambat karena kurangnya transparansi dan skandal yang menyebabkan resistensi di kalangan warga.

Pihak berwenang telah menetapkan target ambisius untuk memvaksinasi penuh 40 persen dari hampir 1,4 miliar penduduk negara itu pada akhir bulan ini.

Beberapa provinsi menawarkan vaksin gratis untuk mendorong orang mau menjalani vaksinasi.

Provinsi Anhui memberikan telur gratis bagi warga yang mau divaksin, sementara di Beijing mendapat kupon belanja.

China juga telah mulai memvaksinasi warga di bawah usia 18 tahun. Remaja yang memenuhi syarat disuntik vaksin Sinopharm dan Sinovac.

Untuk menyiasati warga yang masih enggan divaksin, China memiliki strategi jitu yakni sistem satu partai yang bisa mencakup segalanya dalam jangkauan dan tindakan. Serta birokrasi yang luas yang dapat dimobilisasi dengan cepat, seperti dilansir dari CNN.

Beijing berencana memvaksinasi setidaknya 70 persen warga yang memenuhi syarat hingga akhir tahun.

Tiongkok sendiri memiliki empat vaksin yang disetujui bersyarat. Namun tingkat kemanjurannya masih di bawah vaksin Pfizer-BioNTech dan Moderna, yang masing-masing memiliki tingkat efikasi 95 persen dan 94 persen.

Sinovac mengatakan uji coba di Brasil menunjukkan sekitar 50 persen efektif dalam mencegah infeksi dan 80 persen mencegah kasus yang memerlukan penanganan medis.

Dua vaksin Sinopharm memiliki tingkat kemanjuran masing-masing 79 persen dan 72 persen. Sedangkan kemanjuran keseluruhan untuk CanSino mencapai 65 persen setelah 28 hari. Rata-rata vaksin buatan China membutuhkan dua dosis.

Kantor berita Xinhua melaporkan China akan memproduksi lebih dari tiga miliar dosis vaksin tahun ini.

Meski demikian otoritas kesehatan belum mengatakan kapan China akan mencapai kekebalan kawanan atau berapa proporsi dosis vaksinnya yang akan dijual ke luar negeri.

(dea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK