“Dari awal PAN ingin menghadirkan gubernur alternatif di luar Ahok. Karena etika dan karakter Ahok tidak sesuai dengan etika di PAN,” ujar Wakil Sekretaris Jenderal PAN Yandri Sutanto di Gedung DPR, Jakarta, Senin (20/3).
Pada putaran pertama, PAN merupakan salah satu partai yang mengusung pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni. PAN kemudian tidak mengalihkan dukungan ke Ahok-Djarot, namun lebih memilih Anies-Sandi di putaran kedua.
Menurutnya, seluruh partai pengusung Ahok-Djarot telah memahami pilihan dukungan PAN sejak pasangan Agus-Sylviana kalah di putaran pertama.
“Dukungan terhadap Anies-Sandi bukan berarti tidak baik dengan partai pengusung paslon nomor dua (Ahok-Djarot),” ujarnya.
“Atas dasar kebersamaan dan mendengar suara akar rumput, serta tidak ada satu pun yang masuk ke DPP PAN kecuali mendukung Anies-Sandi. Jadi untuk paslon dua (Ahok-Djarot) tidak ada saran atau pendapat,” ujar Yandri.
Yandri mengatakan, DPP PAN sedianya akan menggelar deklarasi resmi terhadap pasangan Anies-Sandi pada hari Rabu (22/3) di Kantor DPP PAN di Jakarta.
Sebelumnya, dukungan terhadap Anies-Sandi sudah dideklarasikan secara resmi oleh DPW PAN DKI Jakarta pada Sabtu (18/3). Dukungan itu akan ditindaklanjuti dengan kucuran dana untuk kepentingan kampanye putaran kedua.