PAN Tidak Dukung Ahok karena Alasan Etika

Joko Panji Sasongko, CNN Indonesia | Senin, 20/03/2017 15:37 WIB
Menurut Sekjen PAN, Yandri Sutanto, tak ada satu pun kader yang memberikan dukungan kepada Ahok-Djarot saat partai menggelar rapat internal. Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Jakarta Timur saat menyatakan dukungan pada pasangan calon Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Pilkada DKI 2017 putaran di kantor DPD PAN Jakatta Timur, Senin (27/2). (CNN Indonesia/M Andika Putra)
Jakarta, CNN Indonesia -- Partai Amanat Nasional menyatakan, etika yang dimiliki Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjadi alasan di balik keputusan mengalihkan dukungan ke pasangan Anies Basewedan-Sandiaga Uno.

“Dari awal PAN ingin menghadirkan gubernur alternatif di luar Ahok. Karena etika dan karakter Ahok tidak sesuai dengan etika di PAN,” ujar Wakil Sekretaris Jenderal PAN Yandri Sutanto di Gedung DPR, Jakarta, Senin (20/3).

Pada putaran pertama, PAN merupakan salah satu partai yang mengusung pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni. PAN kemudian tidak mengalihkan dukungan ke Ahok-Djarot, namun lebih memilih Anies-Sandi di putaran kedua. 
Yandri menuturkan, dukungan terhadap Anies-Sandi tidak menyebabkan hubungan antara PAN dengan sejumlah partai pengusung Ahok-Djarot memburuk.


Menurutnya, seluruh partai pengusung Ahok-Djarot telah memahami pilihan dukungan PAN sejak pasangan Agus-Sylviana kalah di putaran pertama.

“Dukungan terhadap Anies-Sandi bukan berarti tidak baik dengan partai pengusung paslon nomor dua (Ahok-Djarot),” ujarnya.
Yandri mengatakan, dukungan terhadap Anies-Sandi berdasarkan hasil rapat internal DPP dan DPW PAN Jakarta. Ia berkata, dalam rapat itu tidak ada satu pun kader yang mengusulkan untuk mendukung Ahok-Djarot di putaran kedua Pilkada DKI.

“Atas dasar kebersamaan dan mendengar suara akar rumput, serta tidak ada satu pun yang masuk ke DPP PAN kecuali mendukung Anies-Sandi. Jadi untuk paslon dua (Ahok-Djarot) tidak ada saran atau pendapat,” ujar Yandri.

Yandri mengatakan, DPP PAN sedianya akan menggelar deklarasi resmi terhadap pasangan Anies-Sandi pada hari Rabu (22/3) di Kantor DPP PAN di Jakarta.

Sebelumnya, dukungan terhadap Anies-Sandi sudah dideklarasikan secara resmi oleh DPW PAN DKI Jakarta pada Sabtu (18/3). Dukungan itu akan ditindaklanjuti dengan kucuran dana untuk kepentingan kampanye putaran kedua.
PAN merupakan partai pertama dari Poros Cikeas pertama yang mendukung Anies-Sandi. Tiga partai lain yakni Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa, dan Partai Persatuan Pembangunan versi Romarhumuziy belum memutuskan pasangan calon yang akan didukung di putaran kedua.
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK