Timses: Sandi Harus Tiru Ahok Hadapi Kasus Hukum

Lalu Rahadian, CNN Indonesia | Rabu, 22/03/2017 12:30 WIB
Tim sukses Ahok-Djarot meminta Sandiaga Uno sebagai pesaing harus meniru Ahok yang tak pernah mangkir pada pemeriksaan kasus hukum di kepolisian. Salah satu aktivitas Sandiaga Uno. (CNN Indonesia/M Andika Putra)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tim Pemenangan cagub dan cawagub DKI nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat meminta Sandiaga Uno meniru langkah Ahok dalam menghadapi kasus hukum di tengah berlangsungnya proses Pilkada.

Menurut Jubir Ahok-Djarot, Raja Juli Antoni, Sandiaga sebagai pesaing harus meniru langkah Ahok yang tak pernah mangkir pada pemeriksaan kasus hukum di lembaga kepolisian. Saran itu disampaikan usai Sandiaga tak hadir di pemanggilan terhadapnya terkait kasus dugaan penggelapan lahan tahun 2012, Selasa (21/3) kemarin.

"Saran saya sebagai calon pemimipin mestinya Mas Sandi hadapi proses hukum dengan kepala tegak. Ada rumusan dari leluhur kita bahwa berani karena benar, takut
karena salah. Kalau Mas Sandi merasa benar mestinya tidak perlu mangkir dari panggilan polisi," kata Toni kepada wartawan di Jakarta, Rabu (22/3).


Sebelumnya, Djarot juga sempat menanggapi ketidakhadiran Sandiaga pada pemanggilan Polda Metro Jaya kemarin. Menurut Djarot, sebagai warga negara Indonesia seharusnya Sandiaga menghormati aturan hukum yang berlaku.

"Marilah, ya, kita hormati proses hukum, apapun. Kita itu negara hukum. Saya minta semuanya, bukan hanya Pak Ahok atau Pak Sandi saja, tapi semuanya," kata Djarot di Jakarta Barat.

Penyalahgunaan Kekuasaan

Sandiaga juga telah angkat bicara menanggapi aduan terhadapnya yang diproses di Polda Metro Jaya. Ia menilai kasus dugaan pidana penggelapan penjualan lahan yang dilaporkan diduga terkait dengan penyalahgunaan kekuasaan.

Sandiaga bersama rekan bisnisnya, Andreas Tjahjadi, dilaporkan oleh Fransiska Kumalawati Susilo selaku penerima kuasa pengusaha Djoni Hidayat pada 13 Maret lalu. Fransiska juga penerima kuasa dari Edward Soeryadjaya, Ketua Dewan Direksi Ortus Holdings, yang melaporkan hal serupa.

"Saya sampaikan pada orang yang bertikai, mereka gunakan kekuatan dan kedekatan mereka dengan aparat dan dengan kekuasaan yang ada sekarang untuk memastikan super cepat penanganannya," kata Sandiaga di Kebon Bawang, Jakarta Utara.
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK