Dalam debat yang digelar Mata Najwa di Metro TV, Senin (27/3), Anies menyebut pelajaran penting yang dia petik dari Pak Harto adalah tentang bagaimana sikap yang harus ditunjukkan seorang pemimpin saat menghadapi persoalan.
"Pak Harto itu orangnya stabil, tidak emosional. Dia bisa memetakan masalah dengan tenang, memanggil tim pakar, lalu mencarikan jalan keluarnya," ujar Anies.
Ahok lantas merespons pertanyaan Najwa Shihab yang meminta dia menanggapi soal gaya kepemimpinan stabil seperti yang disinggung Anies. "Kalau kamu tidak ngeyel, saya biasa-biasa saja," kata Ahok.
Terlepas dari gaya kepemimpinan, Ahok pun mengaku memetik pelajaran dari Soeharto. Dia menyoroti bagaimana cara Soeharto menyelesaikan persoalan harga pangan.
"Beliau itu bisa menstabilkan harga Sembako (sembilan bahan pokok)," kata Ahok.
Pak Harto malam itu juga menginstruksikan bawahannya untuk menerbangkan beras ke Manado. Keesokan harinya wartawan diundang untuk mempublikasikan bahwa stok pangan di sana aman.
"Hal itu juga yang saya praktikkan di Cipinang," kata Ahok.
Sementara itu Anies menilai kepemimpinan itu harus efektif dan bisa merumuskan langkah-langkah kebijakannya. Hal itu tidak hanya disertai dengan aspek legal saja, kata dia, melainkan juga harus memerhatikan aspek sosiologisnya.