"Kalau begitu, enggak ada kita ngomong tentang untung ruginya. Jadi ya sudah karena diundang formatnya seperti itu kami datang saja," kata Djarot usai blusukan di Pasar Kemiri, Jakarta Barat, Senin (3/4).
"Saya sudah menyampaikan baik, boleh saja. Orang itu kan adu gagasan, pemikiran. Kemudian penajaman visi, misi, program. Baik saja," ucapnya.
Sikap tersebut berbeda dengan kubu Anies-Sandi. Keduanya justru menolak perubahan format. Akibatnya, debat yang dipandu oleh Rosianna Silalahi itu kembali berubah format. Acara debat batal digelar, diubah menjadi talkshow bertajuk 'Ahok Djarot di Rosi'.
Anies sebelumnya telah mengungkap alasan dirinya dan Sandi absen, yakni karena format debat tidak sesuai rencana awal. Alasan lain adalah untuk menurunkan tensi politik.
Debat, menurut Anies, bisa meningkatkan tensi politik di ibu kota karena mempertemukan dua pendukung yang saling berseberangan di dalam satu ruangan. Keberadaan pendukung juga dianggap mengganggu jalannya debat.