Amien Rais Ikut Gabung Tamasya Al Maidah

Feri Agus Setyawan, CNN Indonesia | Senin, 17/04/2017 18:54 WIB
Amien Rais menyebut aksi Tamasya Al Maidah hanya bertujuan mengingatkan Muslim agar memilih pemimpin yang seiman, tanpa disertai intimidasi atau ancaman. Amien Rais ikut bergabung dalam aksi Tamasya Al Maidah. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional Amien Rais turut bergabung dalam kegiatan Tamasya Al Maidah yang mengerahkan massa ke seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada pencoblosan putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017, Rabu (19/4).

Menurut Amien, Tamasya Al Maidah itu sekadar untuk mengingatkan warga Jakarta yang beragama Islam agar memilih pemimpin yang seiman.

"Jadi kenapa saya ikut Tamasya Al Maidah ini, Tamasya Al Maidah ini sekadar mengingatkan (memilih pemimpin muslim)," kata Amien di Aula Buya Hamka, Masjid Al Azhar, Jakarta, Senin (17/4).
Amien memastikan tak akan ada intimidasi kepada warga Ibu Kota yang memiliki hak suara ketika massa Tamasya Al Maidah menyambangi TPS. Menurut Amien, massa tak akan membawa senjata tajam, sehingga tak perlu dicurigai akan mengintimadasi.


"Mereka enggak punya apa-apa, enggak bawa celurit, enggak bawa pisau, jadi untuk apa dicurigai?" ujarnya.

Mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) itu, menyebut seluruh rakyat Indonesia akan memantau pencoblosan putaran kedua Pilkada DKI 2017, apakah akan berjalan jujur, adil, transparan dan tanpa ancaman.
Amien dalam hal ini menilai pemerintah telah berpihak kepada salah satu pasangan calon dalam pesta demokrasi lima tahunan, yang tinggal menyisakan pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

"Sekalipun saya tahu pemihakan pemerintah begitu sangat jelas. Tapi kami masih punya Allah SWT," kata Amien.
Ketua Panitia Tamasya Al Maidah Ansufri ID Sambo memastikan pihaknya tetap menggelar pengerahan massa ke seluruh TPS yang ada di Jakarta, sekalipun kepolisian sudah melarangnya.

Ansufri mengklaim kegiatan tersebut akan berjalan damai dan tak akan ada intimidasi kepada para pemilih. "Insya Allah damai tertib. Tidak ada intimidasi. Jangan ketakutan, atau paranoid. Kami akan damai," ujar dia.
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK