Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri Brigadir Jenderal Arthur Tampi mengatakan, jenazah yang sudah berhasil diidentifikasi selanjutnya diserahkan kepada keluarga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jenazah kedua yang berhasil dikenali adalah Tony Linaksita. Pria ini dikenali dari data sidik jari yang identik. Tony berusia 42 tahun asal Surabaya. Tony diketahui memakai kemeja putih lengan pendek dan jeans biru seperti terekam dalam rekaman CCTV Bandara Juanda. "Berdasarkan satu data primer dan data sekunder maka B022 tidak terbantahkan bernama Tony Linnaksita alamat Surabaya," kata Arthur.
"Dengan satu data primer dan sekunder maka tidak terbantahkan B021 bernama Lim Yan Koen laki-laki berusia 61 tahun dari Surabaya," ujar Arthur.
Sedangkan jenazah terakhir yang berhasil diidentifikasi adalah jenazah label B029. Jenazah ini dikenali dengan nama Yongki Jou. Pria 53 tahun asal Surabaya. "Dengan metode primer sidik jari, data sekunder dari analisa kesehatan yaitu berjenis kelamin laki-laki berusia 53 tahun," kata Arthur.
Saat ini Tim DVI gabungan di Surbaya masih terus mengidentifikasi 24 jenazah. Kiriman jenazah dari Pangkalan Bun terus datang. Terakhir ada tiga jenazah yang dikirim dari posko pusat evakuasi di Landasan Udara Iskandar, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. (sur)