“Kami belum dapat surat resmi tentang pergantian (Kabareskrim). Kami coba telusuri,” kata Agus di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (16/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suhardi Alius disebut tak punya catatan buruk. “Sepanjang pengetahuan saya, kebetulan saya kenal (Suhardi) sejak 1981, sama-sama di Taruna (Akademi Kepolisian), tidak ada catatan yang menghambat karier beliau,” kata Agus.
Dia menjabat Kabareskrim menggantikan Jenderal Sutarman yang ditunjuk menjadi Kapolri pada November 2013. Saat itu Suhardi merupakan calon Kabareskrim termuda. Rival-rivalnya berasal dari angkatan 80 sampai 84. Dengan demikian Suhardi melompati senior lima angkatan di atasnya.
Sebelum menjadi Kabareskrim, Suhardi menjabat dan Kapolda Jawa Barat, Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri, dan Wakapolda Metro Jaya.
Berdasarkan prosedur yang berlaku, ujar Agus, pencopotan perwira tinggi dari jabatannya dilakukan oleh Kapolri, namun atas persetujuan Presiden dan dengan pertimbangan yang diajukan kepada Presiden.
(agk)