AirAsia Ditemukan

Hari ke-20 Operasi Pencarian, Tim Temukan Satu Jenazah

Lalu Rahadian, CNN Indonesia | Jumat, 16/01/2015 19:30 WIB
Hari ke-20 Operasi Pencarian, Tim Temukan Satu Jenazah Tim penyelam gabungan TNI Angkatan Laut menarik dua jenazah korban jatuhnya Pesawat AirAsia QZ8501 dari dasar laut, Jumat (9/1). (CNN Indonesia/Aulia Bintang Pratama)
Jakarta, CNN Indonesia -- Operasi pencarian dan evakuasi korban QZ8501 hari ini kembali mendapatkan hasil. Tim operasi gabungan kembali menemukan satu jenazah di perairan sekitar Pulau Sembilan, Kalimantan, Jumat (16/1).

"Satu jenazah ditemukan ketika tim evakuasi akan membawa dua jenazah yang telah ditemukan sebelumnya oleh nelayan dari Pulau Sembilan," ujar Kepala Humas Basarnas, Dianta Bangun, ketika dihubungi oleh CNN Indonesia, Jumat (16/1).

Sebelumnya, pada Rabu (14/1) lalu, dua jenazah korban musibah QZ8501 kembali ditemukan oleh nelayan di perairan Pulau Sembilan. Namun, karena halangan cuaca, dua jenazah korban tersebut baru dapat dievakuasi pada hari ke-20 operasi ini.

Saat ini ketiga jenazah korban musibah QZ8501 telah berada di atas Kapal Sadewa untuk dibawa menuju Kotabaru, Kalimantan Selatan. Rencananya, ketiga jenazah tersebut akan langsung diterbangkan ke Surabaya untuk diidentifikasi oleh tim DVI.


Dengan tambahan temuan jenazah tersebut, maka total telah terdapat 51 jenazah korban yang ditemukan tim operasi gabungan sejak musibah QZ8501 terjadi Minggu (28/12) lalu.

Sementara itum Badan SAR Nasional menghentikan proses penyelaman yang dilakukan oleh tim penyelam di lokasi penemuan badan utama pesawat QZ8501 hari ini. Arus bawah laut yang deras menjadi sebab penyelaman dihentikan agar tidak membahayakan jiwa para penyelam di lapangan. "Saat ini arus bawah laut deras. Penyelaman dihentikan dan dilanjutkan besok (Sabtu, 17/1)," kata Kepala Humas Basarnas, Dianta Bangun, ketika dihubungi lewat pesan singkat.

Badan utama pesawat AirAsia QZ8501 telah ditemukan oleh tim operasi gabungan pada Rabu (14/1) lalu. Fuselage (badan utama pesawat) QZ8501 ditemukan dengan kondisi satu bagian sayapnya masih menempel di sisi badan.

Walaupun sudah ditemukan sejak hari ke-18 operasi, namun hingga saat ini upaya penyelaman untuk mencari korban di lokasi sekitar fuselage QZ8501 belum berhasil dilakukan. Cuaca menjadi penghalang bagi tim operasi yang bertugas disana.

Penemuan fuselage QZ8501 membuka harapan akan ditemukannya tambahan jenazah korban musibah tersebut. Hingga saat ini, baru ada 51 korban yang berhasil dievakuasi tim operasi gabungan yang terdiri dari personil Basarnas, TNI, dan Kepolisian. Total, masih ada 111 korban yang belum ditemukan hingga Jumat petang ini.
(meg/sip)