Pertemuan pertama tersebut berlanjut pada hari-hari setelahnya. Namun, ketika dimintai keterangan tanggal dan waktu pertemuan oleh para wartawan, Hasto mengatakan belum bisa memberikannya secara detail.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diketahui dalam enam pertemuan tersebut, menurut Hasto, Abraham Samad menyampaikan keinginannya untuk dapat mendampingi Joko Widodo sebagai calon wakil presiden di Pemilu Presiden 2014. Namun, setelah dipertimbangkan oleh PDIP dan segenap partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat, pilihan rekomendasi nama calon wakil presiden jatuh kepada Jusuf Kalla.
Pada kesempatan ini Hasto juga mengaku siap mempertanggungjawabkan semua pernyataannya. Menurutnya, ia membeberkan semuanya ini didasarkan pada sebuah keyakinan politik dalam dirinya. “Saya pertanggungjawabkan secara pribadi dengna seluruh tanggung jawab di mata hukum dan juga dengan etika politik yang saya miliki,” ujarnya. (obs/obs)