Direktur Operasi Basarnas Marsekal Muda SB. Supriyadi mengatakan saat dihubungi CNN Indonesia, Jumat (30/1), sebanyak 27 personel penyelam, semuanya orang baru, akan berangkat menuju sektor prioritas II operasi di perairan Selat Karimata, Kalimantan Tengah.
"27 personel dari Basarnas diterjunkan besok di sekitar badan pesawat. Semuanya orang baru," kata Supriyadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Meskipun tak semuanya terkena dekompresi, namun mayoritas mengalami penumpukan Nitrogen dalam darah. Mereka mesti dirawat di ruang khusus agar kembali normal," ujar dia.
"Pasalnya, cuaca sangat buruk dan arus laut kencang sekali. Penyelam sudah kayak Superman dalam air, terbanting-banting ke kanan dan ke kiri," ujar dia.
Supriyadi mengatakan selain cuaca yang buruk, terbatasnya jarak pandang juga menjadi kendala penyelaman.
Dia menjelaskan kedalaman penyelaman diperkirakan mencapai 28 hingga 30 meter, dengan jarak pandang maksimal 3 meter.
Tim penyelam Basarnas direncanakan memulai pencarian pada pukul 06.00 Waktu Indonesia Barat (WIB). Dua kapal akan diterjunkan membawa regu penyelam, yakni KN SAR Purwerejo 1 dan KN Pacitan.
Meskipun personel berkurang, Supriyadi mengaku kekuatan timnya tidak akan berubah. "Nanti dilihat saja, mudah-mudahan kalau jam 6 cuaca sudah baik, regu penyelam akan berangkat," ujar dia. (utd/sip)