"Tidak (ada bantuan), mereka mengabaikan kami," kata Nasser di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (5/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Surat terkait permintaan untuk membantu menjaring calon Kapolri juga sudah dilayangkan. Namun menurut Nasser malah tak dibalas oleh lembaga antirasuah itu.
Seperti saat ini di mana Kompolnas tengah menyiapkan beberapa alternatif nama perwira tinggi Polri jika Presiden urung melantik Komisaris Jenderal Budi Gunawan sebagai Kapolri.
Nama-nama ini akan direkomendasikan jika Presiden meminta nama untuk diajukan ke DPR. Setidaknya ada empat nama perwira tinggi Polri yang ada di tangan Kompolnas.
Dari angkatan Akpol 1982 ada nama Wakapolri Komisaris Jenderal Badrodin Haiti dan Inspektur Pengawasan Umum Polri Komisaris Jenderal Dwi Priyatno.
Sementara dari angkatan Akpol 1984 muncul nama Kepala Badan Pemelihara Keamanan Komisaris Jenderal Putut Bayu Seno dan Kabareskrim Komisaris Jenderal Budi Waseso.
Selain empat nama berpangkat komisaris jenderal, Kompolnas juga menerima masukan beberapa nama perwira bintang dua (inspektur jenderal). Mereka adalah Kapolda Jawa Timur Inspektur Jenderal Anas Yusuf, Inspektur Jenderal Metro Jaya Unggung Cahyono, dan Kapolda Jawa barat Inspektur Jenderal M Iriawan. (sur)