Atasi Banjir, Ahok Bidik Bangun Waduk Baru di Kelapa Gading

Lalu Rahadian, CNN Indonesia | Kamis, 12/02/2015 10:10 WIB
Atasi Banjir, Ahok Bidik Bangun Waduk Baru di Kelapa Gading Pekerja tokonya yang tergenang air di kawasan Pancoran Glodok, Jakarta, Selasa, 10 Februari 2015. Genangan air dan banjir yang melanda sejumlah pusat perekonomian menyebabkan tersendatnya aktivitas perekonomian. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, telah meninjau lokasi pembangunan tanggul di bantaran Kali Sunter, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (12/2) pagi tadi. Dalam kunjungan tersebut, Ahok, sapaan akrab Basuki, mengatakan pembangunan tanggul yang terletak di pinggir Jalan Yos Sudarso itu akan selesai pada Sabtu (14/2) mendatang.

Selain menjamin pembangunan tanggul akan selesai dalam waktu dua hari kedepan, Ahok juga mengatakan akan segera membuat embung (danau buatan) di daerah sekitar Mall Artha Gading, Jakarta Utara.

"Ini (tanggul) Sabtu akan selesai dan ditutup semua. Kemudian, di samping Artha Gading itu, di sana, kami bisa buat semacam embung," ujar Ahok kepada para wartawan Kamis (12/2) pagi tadi.


Menurut Ahok, untuk pencegahan banjir di wilayah Jakarta Utara kedepannya dibutuhkan pembangunan waduk baru di wilayah perumahan elite di Kelapa Gading. Hingga saat ini diketahui belum ada waduk yang dibangun di wilayah Kelapa Gading seluas 1.400 hektar. Padahal, kajian untuk membangun waduk di wilayah tersebut pernah diberikan oleh salah satu perusahaan swasta asal Belanda pada 1973 silam.

"Kelapa gading itu luasnya 1.400 hektar tidak bisa dibebankan semua ke sistem pengamanan banjir Sunter. Mereka (Kelapa Gading) harus ada danau atau waduk sendiri. Itu sesuai dengan kajian perusahaan Belanda pada 1973. Namun, saya tidak tahu kenapa perumahan ini dari dulu tidak mau membangun waduk," ujar Ahok penuh rasa heran.

Dalam kesempatan yang sama, pria asal Bangka Belitung itu juga mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan segera membangun waduk di sekitar gedung Mall of Indonesia (MoI) kedepannya. Namun, sebelum pembangunan dimulai, pembebasan lahan akan terlebih dahulu dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta.

Selain pembangunan waduk di sekitar MoI, Pemprov DKI Jakarta juga akan menbangun sebuah waduk di wilayah Marunda dan menambah pompa air berukuran besar di pinggir Jalan Yos Sudarso, Kelapa Gading.

Ketika hujan besar turun di wilayah DKI Jakarta Senin (9/2) lalu, diketahui banjir besar langsung menghiasi beberapa daerah di Ibukota. Kawasan Kelapa Gading yang kerap disebut sebagai daerah 'kepala naga' menjadi salah satu wilayah yang mengalami banjir paling parah pada Senin lalu. Banjir disana pun baru surut sejak Rabu (11/2) sore lalu setelah kawasan DKI Jakarta tidak diguyur hujan lebat. (utd/agk)