"Sedang disiapkan oleh Presiden dan Menteri Sekretaris Negara, jadi tunggu saja," kata Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto di Istana Merdeka, Rabu (18/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apapun keputusan Presiden, Andi mengatakan bahwa itu akan diumumkan dalam waktu dekat ini. Namun ia tak rinci menyatakan kapan pengumuman itu diberikan pada masyarakat.
Dua pimpinan KPK Abraham Samad dan Bambang Widjojanto saat ini telah menjadi tersangka. Bambang tersangka kasus pemberikan kesaksian palsu sementara Samad tersangka pemalsuan dokumen. Sesuai dengan Undang-undang KPK, komisioner yang berstatus tersangka harus nonaktif melalui keputusan presiden.
Jika keduanya berhenti sementara, maka komisioner hanya tersisa dua orang yakni Adnan Pandu Praja dan Zulkarnain. Beberapa pihak mendorong Jokowi untuk segera menerbitkan perppu penunjukan Plt Komisioner KPK ini.
Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengusulkan agar dua orang yang sudah melalui tes uji kelayakan dan kepatutan di DPR Busyro Muqoddas dan Robby Arya Brata diangkat menjadi Plt Komisioner KPK.
Penerbitan Perppu ini dinilai lebih efisien dibandingkan pembentukan panitia seleksi komisioner KPK. Anggota Komisi Hukum DPR Arsul Sani meminta Presiden menerbitkan keputusan presiden lebih dulu untuk memberhentikan Samad dan Bambang sebelum menerbitkan Perppu Plt Komisioner KPK. (sur/agk)