"Tak benar Ahok minta backing. Ahok juga tidak pernah bertemu dengan pimpinan Hanura," tegasnya di Jakarta, Selasa (3/3).
Meski mengaku tidak membangun komunikasi politik dengan mantan Bupati Belitung Timur tersebut, Karna menegaskan partainya akan mendukung upaya Ahok melakukan bersih-bersih di jajaran pemerintahan DKI Jakarta.
Karna menyatakan mereka tidak secara gelap mata mendukung Ahok. "Kami tidak ingin ada pemakzulan. Tapi, lain halnya kalau perbuatan Ahok terbukti memenuhi unsur tindak pidana korupsi," ucapnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebijakan 'jalan tengah' Hanura ini belum dibahas dalam forum pimpinan partai. Karna memaparkan, kebijakan mendukung Ahok barulah dibicarakan dalam diskusi yang tidak formal.
"Kami sudah berikan warning pada anggota DPRD supaya tidak bermain-main. Kami akan mengambil tindakan tegas jika ada anggota yang tidak mengikuti arahan ini," katanya. (sip)