Menurut JK, penyadapan bukan pertama kali terjadi. “Dulu Presiden pun disadap. Saya juga disadap oleh Australia. Teknologi sekarang demikian mudahnya, bisa membuat Anda bisa menyadap dari sini, dari Amerika,” kata JK di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (6/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
JK tak ambil pusing dengan upaya memperkuat sistem komunikasi guna mencegah penyadapan. “Kita kuatkan, mereka lebih kuat lagi teknik (penyadapannya). Frekuensi kan terbuka sekali. Kalau sudah masuk ke sisten operator, ya gampang pakai frekuensi, bisa sadap orang,” kata dia.
Seperti dilansir Reuters, aksi penyadapan Selandia Baru terhadap Indonesia dan beberapa negara lain di Samudera Pasifik dibagi dengan intelijen dari negara-negara sekutunya yang tergabung dalam Five Eves, termasuk Inggris, Amerika Serikat, Kanada, dan Australia.
Dokumen yang dibocorkan Snowden menyebutkan bahwa badan intelijen Selandia baru meretas surat elektronik, saluran telepon selular dan telepon rumah, serta pesan di media sosial dan komunikasi elektronik lainnya. (agk)