"Kami siap memberikan bantuan hukum jika diminta," kata Zahru Arqom, dosen sekaligus advokat di PKBH UGM, kepada CNN Indonesia melalui sambungan telepon, Rabu (10/3).
Arqom menuturkan, langkah ini diambil pada rapat fakultas yang dipimpin Dekan Fakultas Hukum UGM Muhammad Hawin. Selain dirinya, terdapat dua advokat mitra PKBH lain yang telah menyatakan kesiapannya untuk mendampingi Denny, yakni Kamal Firdaus dan Dony Hendro Cahyono.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Secara institusional, dekan menyatakan kami akan memberikan bantuan. Silahkan Denny mau menggunakannya atau tidak. Sementara ini masih berupa gentleman agreeman," tutur Arqom.
Sebelumnya, Jumat (7/3) pekan lalu Bareskrim telah memanggil Denny untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi biaya pelayanan pembuatan paspor di kantor-kantor imigrasi. Karena Denny tidak memenuhi panggilan tersebut, Bareskrim pun menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadapnya, Kamis depan.
Melalui akun Twitternya, pagi tadi Denny mengatakan telah menerima surat pemanggilan dari kepolisian. "Saya akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus itu. Panggilan untuk hadir di Bareskrim Polri Kamis (12/3) lusa jam 9 sudah saya terima," ujar Denny. (sip)