“Tidak ada hal urgen untuk melakukan hak angket. Ketua Umum Pak Romi sebelum pembukaan masa sidang ketiga pekan ini sudah menyampaikan kepada seluruh anggota Fraksi PPP bahwa PPP tidak menggunakan hak angket (terhadap Yasonna),” kata Wakil Ketua Fraksi PPP Syaifullah Tamliha di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (25/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usul untuk melayangkan hak angket terhadap Yasonna muncul pertama kali dalam rapat konsultasi yang digelar Ketua Umum Golkar versi Munas Bali, Aburizal Bakrie, dengan Dewan Pimpinan Daerah Golkar tingkat provinsi dan kabupaten/kota.
Meski PPP Romi tak mendukung usul hak angket, PPP Djan Faridz bersikap sebaliknya. Wakil Ketua Fraksi PPP Dimyati Natakusumah yang berada di kubu Djan/Suryadharma Ali mendukung hak angket terhadap Yasonna. Demikian pula dengan Sekretaris Fraksi Gerindra Fary Djemy Francis dan Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini.
Baca juga FOKUS Pemerintah: Golkar Agung Sah!
Seperti Golkar, PPP pun terbelah antara kepengurusan hasil Muktamar Surabaya di bawah kepemimpinan Romi dengan kepengurusan hasil Mukatamar Jakarta di bawah Djan Faridz yang mendapat restu mantan ketua umum PPP Suryadharma Ali. (agk)