Pendiri Partai Demokrat, Ahmad Mubarok mengungkapkan, sejauh ini, ada dua pemikiran besar yang muncul. Pemikiran pertama adalah menginginkan kembali Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk terpilih secara aklamasi sebagai ketua umum. Pemikiran kedua adalah mendorong tokoh-tokoh muda yang bersinar, untuk bertarung secara demokratis, memperebutkan kursi ketua umum.
"Dua wacana itu yang sekarang berkembang. Kedua kubu yang mengusung wacana itu mencoba untuk menunjukkan bahwa wacana mereka lebih baik untuk Demokrat ke depan," kata Mubarok saat dihubungi CNN Indonesia, Kamis (26/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat itu menyatakan bahwa SBY belum memberikan sikap atas dua wacana ini. Apakah dia akan bersedia untuk memimpin kembali Partai Demokrat atau memilih untuk melakukan regenerasi. "Pak SBY masih belum memberikan kepastian," paparnya.
Pandangan berbeda sebelumnya disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Max Sopacua. Max menyebutkan, sejauh ini, calon ketua umum Partai Demokrat barulah SBY.
Max mengklaim, pencalonan SBY merupakan kehendak dari mayoritas kader partai, baik di pusat maupun di daerah dan bukan kehendak SBY. Melihat situasi dan kondisi seperti ini, Max berpendapat, SBY berpeluang besar untuk kembali memimpin Partai Demokrat. (obs)