"Kami harus menemukan apa gejala awal yang menyebabkan bunuh diri ini, supaya tidak terulang lagi," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Komisaris Besar Rikwanto, di Jakarta, Senin (6/4).
Rikwanto berkata, institusinya tidak menutup kemungkinan penyebab bunuh diri itu adalah persoalan yang terjadi di sekitar lingkup kerja Oktavianu. "Mungkin ada masalah dengan korps, komunikasi dengan rekan kerja atau pimpinan," ucapnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polri juga akan mengecek status keuangan Oktavianu di koperasi kantornya, apakah dia terlilit utang atau tidak.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Oktavianu mengakhiri hidupnya Jumat lalu di rumah mertuanya, di Dusun Selatan Desa Cot Gapu, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, Aceh, dengan menembak kepalanya sendiri.
Peluru senjata api dinas Oktavianu, jenis SNW kaliber 38, bersarang di bagian atas telinga kirinya hingga tembus kepala bagian kanan.