Dalam pembukaan Musrenbang yang diadakan di Kantor Bupati Kepulauan Seribu pagi ini, terdapat empat prioritas utama pembangunan yang disampaikan oleh Bupati Kabupaten Kepulauan Seribu Tri Djoko Sri Margianto kepada Ahok—sapaan Basuki—di hadapan para Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Kepulauan Seribu.
Transportasi merupakan satu prioritas utama pembangunan yang diusulkan Pemkab Kepulauan Seribu dalam Musrenbang tahun ini. Selama ini, menurut Margianto, transportasi kerap menjadi masalah bagi penduduk dan wisatawan yang hendak berkunjung ke Kepulauan Seribu. (Baca juga: Kepulauan Seribu Kurang Listrik, Ahok: Mana PLN?)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami minta ada standar minimum dermaga. Kami telah merencanakan akan membeli kapal yang kapan pun dapat berlayar karena selama ini kendala kami kalau datang angin barat tidak bisa berlayar," ujar Margianto di Kantor Bupati Kepulauan Seribu, Jakarta. (baca juga: Tantang DPRD, Ahok: Takut Banget Sama Gue)
"Kami harap pada 2016 nanti seluruh pulau bisa terakomodir penyediaan air bersihnya. Kesebelas pulau (utama) harus ada fasilitas penyulingan air laut," kata Margianto.
Permasalahan lain yang juga disampaikan Margianto dalam kesempatan tadi adalah pengolahan sampah di Kepulauan Seribu yang kerap menjadi momok mengerikan bagi masyarakat. Walaupun telah ada sebelas incinerator (tempat pembakaran) sampah di pulau-pulau utama Kepulauan Seribu, namun sampai saat ini Margianto mengatakan baru ada tiga alat yang dapat berfungsi dengan baik.
"Padahal kami menjual (kawasan) pantai (kepada wisatawan). Tapi dari 11 incinerator baru 3 alat yang berfungsi," kata Margianto.
Terakhir, Pemkab Kepulauan Seribu berharap peningkatan dalam penyediaan akses internet ke kabupaten di utara Jakarta itu dapat semakin baik mulai tahun depan. Ketersediaan akses internet bagi warga dan wisatawan dipandang mampu mendorong target Pemkab Kepulauan Seribu untuk menjadikan wilayahnya sebagai salah satu destinasi wisata dunia mulai 2016 mendatang.
"Kami minta tahun ini ada layanan free WiFi di Kepulauan Seribu. Rencananya tahun ini kami memang akan menambah dua BTS (Base Transceiver Station) di Kepulauan Seribu. Kami harap 2016 nanti kecepatan internet di sini bisa mencapai 10Mbps," ujar Margianto. (sip)