Empat PR untuk Ahok dari Kepulauan Seribu

Lalu Rahadian, CNN Indonesia | Selasa, 07/04/2015 11:56 WIB
Kepulauan Seribu masih bermasalah soal ketersediaan listrik, air bersih dan keterbatasan transportasi. Hal itu mengemuka dalam Muyawarah Pembangunan. Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Kepulauan Seribu oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Kantor Bupati Kepulauan Seribu, Jakarta, Selasa (7/4). (CNN Indonesia/Lalu Rahadian)
Jakarta, CNN Indonesia -- Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Kepulauan Seribu telah dibuka secara resmi oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama pada Selasa (7/4) pagi ini.

Dalam pembukaan Musrenbang yang diadakan di Kantor Bupati Kepulauan Seribu pagi ini, terdapat empat prioritas utama pembangunan yang disampaikan oleh Bupati Kabupaten Kepulauan Seribu Tri Djoko Sri Margianto kepada Ahok—sapaan Basuki—di hadapan para Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Kepulauan Seribu.

Transportasi merupakan satu prioritas utama pembangunan yang diusulkan Pemkab Kepulauan Seribu dalam Musrenbang tahun ini. Selama ini, menurut Margianto, transportasi kerap menjadi masalah bagi penduduk dan wisatawan yang hendak berkunjung ke Kepulauan Seribu. (Baca juga: Kepulauan Seribu Kurang Listrik, Ahok: Mana PLN?)


Untuk mengatasi permasalahan transportasi yang dihadapi penduduk dan wisatawan Kepulauan Seribu, Margianto pun meminta kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menyediakan standar minimum bagi kapal-kapal yang hendak berlabuh di dermaga di gugusan pulau Kepulauan Seribu. Standar minimum dibutuhkan agar nantinya kapal yang hendak pergi dari, atau menuju, kepulauan seribu dapat berlayar dan melayani kebutuhan masyarakat dalam kondisi cuaca apapun.

"Kami minta ada standar minimum dermaga. Kami telah merencanakan akan membeli kapal yang kapan pun dapat berlayar karena selama ini kendala kami kalau datang angin barat tidak bisa berlayar," ujar Margianto di Kantor Bupati Kepulauan Seribu, Jakarta. (baca juga: Tantang DPRD, Ahok: Takut Banget Sama Gue)

Selain transportasi, salah satu hal yang menjadi perhatian dan pembahasan dalam Musrenbang kali ini ada dalam hal penyediaan air bersih bagi warga Kepulauan Seribu. Margianto menyampaikan harapannya agar pada 2016 nanti penyediaan air bersih di 11 pulau utama Kepulauan Seribu dapat terpenuhi melalui pembangunan dari Pemprov DKI Jakarta.

"Kami harap pada 2016 nanti seluruh pulau bisa terakomodir penyediaan air bersihnya. Kesebelas pulau (utama) harus ada fasilitas penyulingan air laut," kata Margianto.

Permasalahan lain yang juga disampaikan Margianto dalam kesempatan tadi adalah pengolahan sampah di Kepulauan Seribu yang kerap menjadi momok mengerikan bagi masyarakat. Walaupun telah ada sebelas incinerator (tempat pembakaran) sampah di pulau-pulau utama Kepulauan Seribu, namun sampai saat ini Margianto mengatakan baru ada tiga alat yang dapat berfungsi dengan baik.

"Padahal kami menjual (kawasan) pantai (kepada wisatawan). Tapi dari 11 incinerator baru 3 alat yang berfungsi," kata Margianto.

Terakhir, Pemkab Kepulauan Seribu berharap peningkatan dalam penyediaan akses internet ke kabupaten di utara Jakarta itu dapat semakin baik mulai tahun depan. Ketersediaan akses internet bagi warga dan wisatawan dipandang mampu mendorong target Pemkab Kepulauan Seribu untuk menjadikan wilayahnya sebagai salah satu destinasi wisata dunia mulai 2016 mendatang.

"Kami minta tahun ini ada layanan free WiFi di Kepulauan Seribu. Rencananya tahun ini kami memang akan menambah dua BTS (Base Transceiver Station) di Kepulauan Seribu. Kami harap 2016 nanti kecepatan internet di sini bisa mencapai 10Mbps," ujar Margianto. (sip)