Sindiran dilontarkan oleh Ahok terkait pengajuan hak menyatakan pendapat yang kemungkinan akan diputuskan oleh DPRD DKI Jakarta pada pekan depan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam keluhannya atas sikap DPRD itu, Ahok mempertanyakan kenapa pihak DPRD tidak meneruskan sekalian saat rapat paripurna tersebut. “Ngapain hanya mau, mau, saja,” tutur Ahok dengan nada sedikit kesal.
Pengamat politik Universitas Indonesia, Boni Hargens, menilai aneh sikap DPRD yang akan mengajukan hak menyatakan pendapat kepada Ahok.
Menurut Boni, langkah DPRD tersebut sangat keliru karena sebelumnya pihak dewan sudah lebih dulu mengajukan hak angket kepada Ahok sebagai Gubernur. “DPRD offside lagi ini,” ucap Bony saat dihubungi CNN Indonesia, Selasa (7/4). (Baca: Pansus Angket DPRD Nyatakan Ahok Bersalah)
Boni juga berpendapat pengajuan hak menyatakan pendapat yang kemungkinan akan diputuskan oleh DPRD DKI Jakarta pada minggu depan tak lebih dari sekadar serangan kepada Ahok secara pribadi.
“Buang-buang waktu terus kalau kayak begini, DPRD harusnya kalau mau itu mengadu program atau konsep pembangunan dengan Ahok, bukan malah menyerang-nyerang secara individu ke Ahok seperti selama ini,” tutur Boni. "Apa maunya DPRD ini," lanjut Boni yang mengaku kesal dengan sikap DPRD. (obs/obs)