"Pengadilan Tinggi DKI telah memutus Tafsir Nurhamid mantan Wakil Rektor UI dengan pidana penjara selama tiga tahun denda Rp 200 juta subsider dua bulan," kata Humas PT DKI M. Hatta saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (9/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Majelis hakim pengadilan Tipikor yang diketuai Sinung Hermawan menilai Tafsir telah menyalahgunakan wewenangnya dengan mengarahkan agar pengadaan dan pemasangan sistem TI di Perpustakaan Pusat UI dilakukan melalui PT Makara Mas.
Tafsir juga menetapkan anggaran pengadaan dan pemasangan sistem teknologi informasi tersebut secara sepihak sebesar Rp 50 miliar. Penganggaran tersebut lantas dibagi ke dalam beberapa pos, yaitu untuk pengadaan perangkat sebesar Rp 21 miliar, pemasangan Rp 21 miliar, pambayaran pajak proyek Rp 5 miliar, dan disimpan di kas UI Rp 3 miliar.
Pelaksanaan proyek itu ternyata telah mendapat izin dari mantan Rektor UI Gumilar Rusliwa Sumantri. Namun, PT Makara Mas tidak memenuhi kualifikasi untuk melakukan proyek tersebut sehingga proses pengadaan dan pemasangan teknologi informasi itu meleset dari perkiraan. (Baca juga: Bekas Wakil Rektor UI Divonis Bui Dua Tahun Enam Bulan) (sur)