Adriansyah ditahan karena menerima suap dari pengusaha bernama Andrew Hidayat. KPK menangkap Adriansyah di Bali pada Kamis (9/4) malam dalam operasi tangkap tangan ketika ia menerima uang suap di Bali dari Agung Krisdiandi yang merupakan kurir suruhan Andrew.
Ketika meninggalkan kantor KPK, Adriansyah terlihat mengenakan rompi oranye. Menurut laporan Detikcom, ia sama sekali tak menjawab pertanyaan para jurnalis dan hanya melempar senyum lalu masuk ke mobil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
KPK rupanya telah membuntuti Adriansyah sejak Desember 2014. Adriansyah merupakan Bupati Tanah Laut, Kalimantan Selatan.
Uang itu didapati ada di dalam tas kertas dan sudah terbungkus amplop cokelat. Dalam beberapa amplop tersebut, didapati uang masing-masing pecahan 1.000 dolar Singapura sebanyak 40 lembar, pecahan Rp 100 ribu sebanyak 485 lembar, dan pecahan Rp 50 ribu sebanyak 147 lembar.
Mata uang rupiah yang berhasil disita adalah Rp 55.850.000. Sementara mata uang dolar Singapura jika dikonversi ke rupiah totalnya mencapai Rp 377.958.800. (1 dolar Singapura = Rp 9.451.25).
(adt)