“Kami sudah kirim surat ke Kumham dan Jaksa Agung. Pasti mereka mengambil langkah,” kata Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Komisaris Jenderal Budi Waseso, Selasa (14/4), dalam konferensi pers di Ruko CBD, Cengkareng, Jakarta Barat –lokasi yang digunakan untuk memproduksi narkotik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait bahan dari Belanda itu, peredaran narkotik jaringan Freddy pun melibatkan warna negara Belanda yang punya nama alias Boncel. Persoalannya, hukum di Belanda yang membolehkan penggunaan narkoba di area terbatas membuat Boncel jadi sulit ditangkap. Dia hanya bisa ditangkap jika keluar dari Belanda.
Polri pun bekerjasama dengan pemerintah Belanda untuk bisa menangkap Boncel, sebab jaringan Boncel ada di Indonesia. Untuk itu Polri telah melayangkan surat resmi ke Kedutaan Belanda. Polri pun berharap Presiden Jokowi turun tangan membantu. (agk)