"Beliau itu tidak mau 'show off force' (pamer kekuatan)," kata pengacara Budi, Fredrich Yunadi, di Markas Besar Polri Rabu (22/4). (Baca juga: Anggota Kompolnas Kritik Prosesi Pelantikan Budi Gunawan)
Dia menyatakan, kliennya bukan tipe orang yang suka pamer. Karena itu, dia tidak mau pelantikannya diselenggarakan secara terbuka. "Nanti dibilang pamer kekuatan. Pak Budi orangnya bukan begitu, dia low profile," kata Fredrich.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hanya saja, media memang tidak diperbolehkan menghadiri prosesi yang diadakan sekitar 14.00 WIB itu. Wartawan yang sudah menunggu sejak tengah hari hanya bisa menanti di belakang gedung utama.
Pelantikan dilakukan secara tertutup dan singkat. Kepala Divisi Humas Inspektur Jenderal Anton Charliyan mengatakan, pejabat utama Mabes Polri tidak diperkenan mempublikasikannya ke awak media. (Baca juga: Dalam Sidang Wanjakti, Budi Waseso Jamin Budi Gunawan Bersih)
Pelantikan menurutnya dimulai kurang dari pukul 14.00 WIB. Namun sekitar pukul 14.10 WIB, Anton sudah keluar dari ruang pelantikan dan memberikan keterangan pada wartawan. (pit)