Presiden Jokowi: Dukungan Parlemen Sangat Penting di KAA

Aulia Bintang Pratama, Basuki Rahmat N, CNN Indonesia | Kamis, 23/04/2015 10:29 WIB
Presiden Jokowi: Dukungan Parlemen Sangat Penting di KAA Presiden Indonesia Joko WIdodo (kanan) didampingi Menlu Retno Marsudi (kiri) saat memimpin Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia Afrika tahun 2015 di Jakarta Convention Center, Rabu, 22 April 2015. Sebanyak 32 kepala negara dan delegasi dari 92 negara menghadiri rangkaian peringatan tersebut di Jakarta dan Bandung yang digelar hingga 24 April 2015. CNN Indonesia/Adhi Wicaksono.
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) sangat merespons positif digelarnya Konferensi Parlemen Asia-Afrika sebagai perwujudan dalam mengawal dan memperkuat dukungan pemerintahan negara-negara di Asia Afrika.

Jokowi menyatakan, peran parlemen sangat penting untuk membantu terwujudnya cita-cita Konferensi Asia-Afrika.  

“Saya sangat gembira dengan adanya forum Parlemen Asia-Afrika untuk meningkatkan kerja sama strategis dalam mewujudkan kesejahteraan, kemakmuran, keadilan, dan kemerdekaan,” kata Presiden Jokowi saat membuka Konferensi Antarparlemen Asia-Afrika di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (23/4).


Jokowi pada kesempatan ini juga menekankan pentingnya kerja sama Parlemen Asia-Afrika untuk kemerdekaan Palestina sebagai bagian dari cita-cita dalam mewujudkan kesejahteraan, solidaritas, dan stabilitas negara-negara Asia-Afrika.

“Parlemen sebagai representasi dari rakyat sangat penting perannya untuk mendukung penuh kemerdekaan Palestina,” tutur Jokowi.

Sebelum dibuka oleh Jokowi, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Setya Novanto menyampaikan pidatonya bahwa Konferensi Parlemen Asia-Afrika mendukung penuh pemerintah dalam membangun tatanan dunia baru.

Sebagai bentuk dukungan, dilakukan peningkatan kerja sama parlemen negara-negara Asia-Afrika guna memperkuat dukungan untuk mewujudkan kesejahteraan, kemakmuran, dan kemerdekaan bagi Palestina.

“Kemitraan strategis baru diharapkan menciptakan kekuatan baru termasuk untuk kemerdekaan Palestina, sebagai utang kita,” kata Setya. “Kerja sama negara-negara Asia-Afrika harus diperkuat.”

Setya menyatakan, Konferensi Parlemen Asia-Afrika sangat penting guna memperkuat diplomasi pemerintahan negara-negara Asia-Afrika. “Parlemen ingin melihat perdamaian, kemakmuran, dan kemerdekaan di Asia-Afrika dengan sistem dunia yang adil,” ujarnya.

(obs/obs)