Jokowi Ungkap Bujukan Maut Ruhut

Rinaldy Sofwan, CNN Indonesia | Selasa, 12/05/2015 22:28 WIB
Jokowi Ungkap Bujukan Maut Ruhut Ruhut Sitompul berjalan sebelum pelantikan anggota DPR/DPD periode 2014- 2019 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (1/10). ANTARA FOTO/Rosa Panggabean
Surabaya, CNN Indonesia -- Meski Partai Demokrat mengaku sebagai partai penyeimbang, Presiden Joko Widodo menyebut salah satu politikus partai itu, Ruhut Sitompul, membujuknya mendatangi Kongres IV dengan mengaku sebagai pendukungnya.

Dalam sambutannya pada upacara pembukaan Kongres IV Demokrat di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (12/5) malam, Jokowi menceritakan bahwa Ruhut berulang kali meneleponnya dan mengirimkan pesan singkat (SMS) untuk membujuknya datang.

"SMS-nya kurang lebih begini: Maafkan aku Bapak Presiden, sebagai pendukung setiamu mohon bapak hadir di Kongres Demokrat IV," kata Jokowi diikuti sambutan riuh para peserta Kongres.


Menurut Jokowi, Ruhut meneleponnya sebanyak tiga kali, yakni ketika dia berada di Jayapura, Merauke, dan Papua Nugini.

"Pak SBY, mohon Pak Ruhut diberikan penghargaan," ujarnya.

Walau demikian, dia menyatakan selalu akan berusaha untuk mendatangi acara besar partai politik seperti Kongres IV Demokrat. (Baca: SBY Apresiasi Jokowi yang Mau Hadir di Kongres Demokrat)

"Karena saya tahu peran partai politik penting sekali dalam demokrasi," kata Jokowi. (obs/obs)