Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Deddy Fauzy Elhakim memastikan narkotik tersebut dikirim melalui jalur laut di pelabuhan nelayan yang tidak dijaga petugas pada Selasa, 5 Mei, lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya memegang 580 ribu butir ekstasi, tujuh orang tersebut juga ditangkap atas kepemilikan 20 kilo sabu. BNN menjelaskan, pihaknya telah mengikuti rencana pengiriman narkotik tersebut sejak Selasa (5/5) dari Malaysia ke Tanjung Balai, Sumatera Utara.
Sedangkan di Medan, pengaturan pengiriman paket dirancang kembali oleh Zu. Akhirnya, pada 8 Mei 2015, paket pertama yang berisi 20 kilo sabu dan 100 ribu butir ekstasi rencananya akan dibawa dengan menggunakan sebuah bus umum antar kota antar propinsi yang dikemudikan oleh AI dan AJ.
Namun aksi ini digagalkan oleh petugas BNN, ketika Zu dan Su memindahkan paket narkotik tersebut ke dalam bus. Pada saat itu petugas mengamankan 4 (empat) orang tersangka, yaitu Zu, Su als Ba, AI, dan AJ. Keempat tersangka diamankan di dua tempat, yaitu di seberang pool bus yang berada di Jl. Gagak Hitam Sunggal, Medan, Sumatera Utara, dan di sebuah hotel yang berada di Jl. Amal Sunggal Kota Medan, Sumatera Utara, dengan jumlah barang bukti berupa 20 Kg sabu dan 100.000 butir ekstasi.
Sedangkan satu paket lainnya yang berisi 480.000 butir ekstasi, yang dikemas menjadi 96 bungkus dan akan dibawa ke Jakarta oleh Am dan ER dengan menggunakan truk yang muatannya dikamuflasekan dengan besi-besi travo listrik. Perjalanan tersebut digagalkan BNN pada Sabtu (9/5) di Jalan Lintas Sumatera Kampung Terang Bulan, Labuhan Batu, Sumatera Utara. Petugas mengamankan Am dan ER dengan barang bukti berupa 480.000 butir ekstasi.
Dari hasil pemeriksaan sementara, AI (sopir bus) mengaku dijanjikan upah sebesar Rp 50 juta, sedangkan tersangka lainnya mengaku dijanjikan upah dengan kisaran mencapai Rp 30 juta. BNN memastikan, ketujuh tersangka terancam pasal 114 ayat 2, 112 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1, UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati. (meg/meg)