Uji sampel beras plastik dilakukan di dua tempat, yakni Kementerian Pertanian dan Badan Pengawas Obat dan Makanan. (Baca: Beras Plastik Mengancam, BPOM Turun Tangan Bantu Kementan)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apabila hasil uji sampel telah keluar, polisi akan menentukan langkah selanjutnya untuk menangani peredaran beras yang diduga dicampur bahan sintetis itu.
BPOM digandeng Kementerian Pertanian karena memiliki laboratorium yang mendukung untuk pengujian sampel pangan berbahaya. BPOM pun siap berkoordinasi dan membantu penuh kementerian pimpinan Amran Sulaiman itu.
Dari pemilik salah satu kios yang menjual beras plastik di Pasar Mutiara Gading, Bekasi, beras plastik itu diketahui berasal dari distributor di Karawang. Si pedagang tak mendapatkan beras itu langsung dari distributor, melainkan melalui penjual lain.
Polisi mengetahui toko beras yang menjual plastik itu dari laporan warga. Toko tersebut kini ditutup. Beras dari toko itulah yang kini tengah diuji sampel oleh BPOM dan Kementerian Pertanian untuk diselidiki apa saja kandungan di dalamnya. (agk)