Puluhan peserts aksi berjalan dengan tertib dari Gedung Mahkamah Agung menuju Gedung Istana Merdeka yang jaraknga hanya ratusan meter. Tanpa pengawalan ketat dari aparat, massa bergerak perlahan sambil menyanyikan yel-yel perjuangan. (Baca juga: Tommy Soeharto Berkicau Soal Isu Kebangkitan Nasional)
Setibanya di titik lokasi demonstrasi, massa PPRI lantas merapatkan barisan dengan Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia yang telah menggelar unkuk rasa di pintu utara Monas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan keterangan Divisi Humas Polda Metro Jaya, hari ini akan ada sejumlah kegiatan massa seperti unjuk rasa, mimbar bebas, dan aksi mogok. Lokasi yang menjadi titik aksi yaitu Istana Negara, Gedung KPK, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, DPR/MPR serta beberapa lokasi strategis lainnya.
Pada apel gelar pasukan di halaman Mapolda Metro Jaya, Selasa (19/5) kemarin, Inspektur Jenderal Pol. Unggung Cahyono menyatakan bahwa kepolisian bekerja sama dengan TNI akan mengerahkan kurang lebih sebanyak 7 ribu personelnya. “Semua untuk mengamankan jalannya unjuk rasa di beberapa titik di DKI Jakarta saat peringatan Hari Kebangkitan Nasional,” ujar Unggung.
BACA FOKUS: Di Balik Aksi Kebangkitan Nasional (hel)