JK mengatakan tunjangan ini hanya berupa insentif mendukung kesejahteraan personalia TNI dan Polri yang diyakini tidak akan bersinggungan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diwawancara secara terpisah, Kapolri Jendral Badroddin Haiti menyebut inginkan tunjangan kerja hingga enam puluh persen. Keinginan ini menimbang penambahan anggaran bagi prajurit TNI.
Sebelumnya, pada Rabu, 3 Juni, Asisten Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Pengembangan (Asrena) Irjen Tito Karnavian menyebut Polri ada kenaikan tunjangan kinerja. Saat ini, kata Tito, mereka baru mendapat 33 persen.
Tito percaya jika tunjangan kinerja dinaikkan, kultur di kepolisian berubah lebih baik. Menurutnya, saat ini banyak pejabat di Polri berebut jabatan untuk mendapat uang lebih. Dia mengatakan, tunjangan-tunjangan lain juga dirasa masih kurang memadai. Salah satunya tunjangan bagi anggota di wilayah perbatasan. (adt)