Cerita 'Pak Bos' Dahlan Iskan Pilih Yusril jadi Pengacaranya

Helmi Firdaus, CNN Indonesia | Kamis, 11/06/2015 18:13 WIB
Cerita 'Pak Bos' Dahlan Iskan Pilih Yusril jadi Pengacaranya Yusril Ihza Mahendra diminta Dahlan Iskan jadi pengacaranya untuk kasus korupsi gardu induk PLN. (CNNIndonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dahlan Iskan mengaku, berhari-hari sejak ditetapkan sebagai tersangka 5 Juni lalu dirinya, keluarga dan teman-teman berdebat soal pengacara. Inti perdebatan itu satu, mau pakai pengacara atau tidak.

"Saya pribadi berkeras untuk tidak perlu pengacara. Tapi keluarga dan teman-teman berkeras harus pakai pengacara,” tulis Dahlan di gardudahlan.com, blog pribadinya khusus untuk menjelaskan dirinya dalam kaitan kasus korupsi gardu induk PLN, Kamis (11/6). Blog ini ditetapkan Dahlan sebagai “corongnya” karena dia mengaku tidak ingin menggunakan Jawa Pos, koran besar yang dibangunnya untuk menjadi corongnya dalam kasus ini. (Baca juga: Jadi Tersangka Korupsi, Dahlan Tak Jadikan Jawa Pos Corong)

Orang dekat Dahlan Iskan, atau orang yang pernah cukup dekat untuk mengamati Dahlan Iskan sering bercerita bahwa Dahlan tidak punya pengacara. Dahlan disebutkan juga tidak begitu suka menggunakan pengacara untuk menyelesaikan persoalan yang menimpanya. "Saya sendiri optimis bahwa kebenaran akan muncul dengan sendirinya. Tidak usah dibela-bela,” itu tampaknya alasan Dahlan mengapa dia sempat memikirkan untuk tidak menggunakan pengacara meski dililit banyak kasus. (Baca juga: Jadi Tersangka, Mantan Menteri BUMN Bela Dahlan Iskan)


Menurut Dahlan, keluarganya sudah bisa menerima prinsip itu. Tapi, lanjut Dahlan, teman-temannya terus berargumentasi agar dia menunjuk pengacara alias kuasa hukum. Dahlan pun dalam blog khususnya itu memberikan alasan mengapa dia akhirnya sepakat memakai pengacara. Salah satunya mengutip kata bijak soal kebenaran dan kebatilan, kesombongan dan redah hati.

Setelah sepakat memakai pengacara, soal selanjutnya tentulah siapa yang akan dipilih? "Begitu banyak pengacara yang bersedia membantu. Tinggal pilih: yang dar-der-dor, yang taktis, yang lemah-gemulai atau yang bagaimana?” kata Dahlan. Dahlan menyerahkan sepenuhnya kepada pilihan teman-temannya untuk menunjuk siapa yang akan jadi pengacaranya. Diskusi teman-teman Dahlan pun sepakat memilih Yusril Ihza Mahendra sebagai pengacara Pak Bos Dahlan Iskan.

Dahlan mengaku kesulitan menghubungi Yusril untuk diminta menjadi pengacaranya. Sampai sehari sebelum pemeriksaan, Yusril sebut Dahlan masih di luar kota. Baru pada malam harinya, Dahlan mengaku teman-temannya berhasil bertemu dengan Yusril dan tampaknya Yusril sepakat. "Masih banyak yang harus dibicarakan dengan beliau pada hari pemanggilan itu,” ujar Dahlan. (Baca juga: JK: Pak Dahlan Iskan Terbuka dan Bertanggung Jawab)

Yusril adalah pengacara dengan profil yang luar biasa. Punya pengetahuan yang dinilai luar biasa dalam hukum tata negara. Yusril juga politisi yaitu Ketua Umum Partai Bulan Bintang. Dia pernah menjadi Menteri Kehakiman serta Menteri Sekretaris Negara. Yusril pula yang membuat pidato pengunduran diri almarhum Presiden Soeharto.

Saat ini, Yusril juga tengah menjadi kuasa hukum Golkar kubu Aburizal Bakrie alias Ical dalam sengkarut dualisme kepengurusan partai berlambang beringin itu.

BACA FOKUS: Gardu Induk Setrum Dahlan (hel)