"Nanti kalau sudah waktunya, baru kami pikirkan," kata Prasetyo saat ditemui di gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Jakarta Selatan, Selasa (30/6).
Prasetyo juga menjelaskan pihaknya belum menentukan nama-nama terpidana hukuman mati yang akan menjalani eksekusi pada gelombang III. "Masih banyak masalah lain yang harus diperhatikan saat ini," katanya. (Baca: Masalah Teknis Tunda Eksekusi Mati WN Perancis)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip pemerintah Indonesia, Amnesty menuliskan ada 64 tersangka kasus narkoba yang ditolak grasinya, termasuk duo Bali Nine, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran. Amnesty melaporkan, sebanyak 20 tahanan akan dieksekusi di Indonesia pada 2015.
(obs)