Pemudik Sepeda Motor Diimbau Istirahat Tiap 43 Km

Joko Panji Sasongko, CNN Indonesia | Kamis, 09/07/2015 05:55 WIB
Jarak 43 kilometer dinilai jadi batas kemampuan pengemudi sepeda motor. Polisi mengimbau pemudik sepeda motor istirahat setelah menempuh jarak sejauh itu. Petugas kepolisian mengatur arus lalu lintas yang dipadati sepeda motor di Jakarta (29/06). (Detik.com/Rengga Sancaya)
Jakarta, CNN Indonesia -- Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah menentukan sejumlah titik lelah bagi para pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua serta bagi para pemudik yang melintasi kawasan DKI Jakarta. Penentuan titik-titik lelah tersebut dilakukan sebagai upaya polisi meminimalisir angka kecelakaan akibat mudik lebaran.

"Untuk pemudik yang menggunakan sepeda motor dari Jakarta, kami sudah tentukan titik kelelahannya berada di Kedung Waringin itu daerah Bekasi Kabupaten, Kalimalang, Cawang dan Bekasi Kota," ujar Direktur Lantas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Risyapudin Nursin di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (8/7).

Untuk menentukan titik lelah pengendara roda dua ini, kepolisian menurutnya bekerja sama dengan asosiasi roda dua. Batas kemampuan pengemudi hanya mencapai jarak 43 kilometer. Oleh karena itu polisi menyarankan para pengendar untuk beristirahat sebelum mencapai titik maksimal tersebut.


Selain menghimbau pengendara untuk instirahat saat lelah, Risyapudin juga menghimbau untuk tertib berkendara dan tidak memanfaatkan kendaraan pengangkut barang sebagai sarana untuk mudik lebaran. (Baca juga: Maskapai Raup Berkah Besar Akibat Periode Mudik Lebih Panjang)

Polisi akan memberi peringatan di jalan karena Operasi Ketupat yang saat ini digelar adalah operasi simpatik. Petugas tidak akan menilang kendaraan yang melanggar. "Namun, kalau saat diperiksa kendaraannya tidak lengkap surat-suratnya, akan kami sita," ujarnya.

Sementara, khusus bagi kendaaran roda dua yang kedapatan membawa lebih dari kapasitas yang telah ditentukan, semisal penumpang atau barang, polisi mengantisipasi dengan menyediakan sejumlah bus untuk memindahkan kelebihan muatan tersebut.

Bus disediakan agar sepeda motor yang mengangkut kelebihan barang atau orang tersebut tidak menjadi penyebab kecelakaan. Selama ini kecelakaan selama mudik didominasi oleh sepeda motor. (Baca juga: Mudik Tahun ini, Jakarta Bakal Ditinggal 6 Juta Orang)

Lebih lanjut, Risyafudin mengaku telah berkodinasi dengan pemerintah daerah yang berbatasan dengan wilayah hukum Polda Metro Jaya untuk saling bertukar informasi soal jumlah kendaraan yang masuk maupun keluar dari masing-masing wilayahnya, agar antisipasi bisa dilakukan sedini mungkin. (sur/sur)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK