Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian mengatakan pengerahan personel gabungan diharapkan mampu menciptakan pelayanan dan keamanan bagi masyarakat saat menjelang hingga Hari Raya Lebaran berlangsung. Operasi Ketupat Jaya 2015 rencananya dimulai pada 10 Juli hingga 25 Juli 2015.
"Ini adalah pasukan gabungan dengan instansi terkait. Selain untuk lebaran, ini juga untuk menanggulangi segala bentuk kejahatan jalanan yang marak terjadi saat Lebaran. Namun, fokusnya tetap kepada pengamanan lebaran," ujar Tito di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (9/7). (Lihat Juga: Polri Petakan 910 Lokasi Rawan Macet Mudik Lebaran)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk sasaran pengamanan saat arus mudik dan arus balik lebaran, personel akan ditempatkan di sejumlah lokasi, antara lain terminal bus, stasiun kereta api, bandara, pelabuhan, pom bensin, pintu perlintasan, lokasi rawan kecelakaan serta lokasi check point di Citra Raya, Kabupaten Tangerang. (Baca Juga: Kapolri Perkirakan Jumlah Pemudik Capai 20 Juta Orang)
Tito juga mengatakan pengamanan pasca lebaran antara lain, tempat ziarah dan obyek wisata seperti Monas, Ragunan, Ancol, Kepulauan Seribu, Kota Tua dan Taman Mini Indonesia Indah.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti saat memimpin gelar pasukan di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (9/7), memberikan sejumlah target yang harus Polri capai selama pelaksanaan Ops Ketupat 2015.
Target tersebut antara lain memberikan rasa aman dan nyaman selama pelaksanaan ibadah puasa, ibadah salat tarawih, salat Ied, serta lokasi wisata. tak hanya itu, pihak kepolisian juga diharap mampu menjaga keamanan, keselamatan, dan kelancaran lalu lintas bagi masyarakat yang berpergian. (utd)