Polda: 71 Lokasi Rawan Kejahatan Jalanan saat Mudik Lebaran

Joko Panji Sasongko, CNN Indonesia | Jumat, 10/07/2015 04:25 WIB
Untuk mengantisipasi pengamanan pihak Polda Metro Jaya telah mempersiapkan 6.984 personel gabungan dalam Operasi Ketupat Jaya 2015. Kendaraan pemudik berjalan tersendat ketika melintas di Jalur Pantura, Simpang Jomin, Karawang, Jawa Barat, Jumat (25/7/2014). (DetikFoto/ Agung Pambudhy).
Jakarta, CNN Indonesia -- Pihak Kepolisian Daerah Metro Jaya telah mempersiapkan 6.984 personel gabungan dalam Operasi Ketupat Jaya 2015 untuk mengamankan mudik Lebaran ini. Seluruh personel tersebut akan disebar ke 108 pos pengamanan dan pelayanan serta 71 lokasi rawan kejahatan jalanan, yang berada di wilayah kordinasi Polda Metro Jaya.

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian mengatakan pengerahan personel gabungan diharapkan mampu menciptakan pelayanan dan keamanan bagi masyarakat saat menjelang hingga Hari Raya Lebaran berlangsung. Operasi Ketupat Jaya 2015 rencananya dimulai pada 10 Juli hingga 25 Juli 2015.

"Ini adalah pasukan gabungan dengan instansi terkait. Selain untuk lebaran, ini juga untuk menanggulangi segala bentuk kejahatan jalanan yang marak terjadi saat Lebaran. Namun, fokusnya tetap kepada pengamanan lebaran," ujar Tito di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (9/7). (Lihat Juga: Polri Petakan 910 Lokasi Rawan Macet Mudik Lebaran)


Berdasarkan data dari Polda Metro Jaya, rincian personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Jaya 2015 yaitu, 2.699 personel dari Polda Metro Jaya, 3.640 personel Kepolisian Resort, 90 personel Tentara Nasional Indonesia, 455 personel Pemerintah DKI Jakarta dan 100 personel dari Jasa Marga.

Untuk sasaran pengamanan saat arus mudik dan arus balik lebaran, personel akan ditempatkan di sejumlah lokasi, antara lain terminal bus, stasiun kereta api, bandara, pelabuhan, pom bensin, pintu perlintasan, lokasi rawan kecelakaan serta lokasi check point di Citra Raya, Kabupaten Tangerang. (Baca Juga: Kapolri Perkirakan Jumlah Pemudik Capai 20 Juta Orang)

Sementara itu, untuk pengamanan saat malam takbiran antara lain, Tugu Monumen Nasional (Monas) dan Bundaran Hotel Indonesia. Sedangkan, pengamanan pada saat hari Lebaran yaitu, pada sejumlah masjid besar di DKI Jakarta. (Baca Juga: Kapolri: Ancaman Terorisme Jelang Lebaran Sudah Terpantau)

Tito juga mengatakan pengamanan pasca lebaran antara lain, tempat ziarah dan obyek wisata seperti Monas, Ragunan, Ancol, Kepulauan Seribu, Kota Tua dan Taman Mini Indonesia Indah. 

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti saat memimpin gelar pasukan di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (9/7), memberikan sejumlah target yang harus Polri capai selama pelaksanaan Ops Ketupat 2015.

Target tersebut antara lain memberikan rasa aman dan nyaman selama pelaksanaan ibadah puasa, ibadah salat tarawih, salat Ied, serta lokasi wisata. tak hanya itu, pihak kepolisian juga diharap mampu menjaga keamanan, keselamatan, dan kelancaran lalu lintas bagi masyarakat yang berpergian. (utd/utd)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK