"Langkah itu sangat bagus. Soalnya kendaraan tersebut lebih banyak mengangkut orang," kata Tigor kepada CNN Indonesia, kemarin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, Tigor mengatakan sebenarnya penggunaan MPV sebagai sarana taksi telah digunakan di daerah Yogyakarta. Menurutnya, manfaat utama penggunaan MPV adalah mengurangi pengeluaran mengingat kapasitasnya yang lebih banyak.
Azas berharap taksi MPV nantinya akan berkembang dan bermanfaat bagi masyarakat DKI dalam rangka mengurangi tingkat kemacetan.
Sebelumnya, Ketua Organda DKI Jakarta Shafruhan Sinungan mengatakan kehadiran taksi MPV ini justru membuat konsumen dan pelanggan lebih dimanjakan. Mereka bisa pergi beramai-ramai dengan biaya yang lebih murah.
"Ini kan untuk menambah total layanan, terutama untuk di mal atau di pinggiran. Untuk meningkatkan pelayanan, kan volumenya meningkat. Ini bagus buat masyarakat," ujarnya saat ditemui di Balai Kota, Jakarta, Kamis (20/8).
Menurutnya, Jakarta membutuhkan ribuan armada taksi jenis MPV. Ia memperkirakan butuh sekitar 6.000 armada untuk melayani penumpang di Jakarta dan sekitarnya. (sur)