Ketika bertemu Ahok, Malik tampak membawa proposal dan desain velodrome berstandar olimpiade yang pernah digunakan saat Olimpiade London, tiga tahun lalu. Arena velodrome di London diberi nama Lee Valley Velopark dengan kapasitas enam ribu penonton.
"Kami ingin velodrome standar seperti di London. Tadi mereka menawarkan dari yang 15 juta dolar, 20 dolar sampai 65 juta dolar. Saya minta di desain yang 30 juta dolar atau setara Rp420 Miliar, yang 30 juta dolar ajah itu udah bagus banget," kata Ahok, di Balai Kota, Jakarta Pusat pada Senin (7/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bandingkan dengan velodrome yang dibangun pemprov DKI sebelumnya, sudah jelek begitu, Rp450 miliar lagi," kata Ahok.
Malik mengatakan kalau Pemerintah DKI tertarik dengan tawarannya maka harus segera melakukan langkah konkret. Setidaknya, Pemprov DKI harus sudah melakukan tender proyek pada tahun ini.
"Jika waktunya terbatas, kami akan kesulitan mewujudkan rencana itu," kata Malik.
Nantinya, jika memang terjadi kesepakatan velodrome bertaraf internasional tersebut dibangun di Rawamangun, Jakarta Timur. Sementara, velodrome yang sudah ada di kawasan tersebut akan dibongkar sebagai lahan bagi velodrome yang baru.
(pit)