"Saya kenal beliau, berani orangnya," kata Victor selepas acara pisah sambut di Markas Besar Polri, Jakarta, kemarin, Senin (14/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Bambang sendiri tidak banyak berkata mengenai jabatannya yang baru.
Berbagai kasus besar tercatat ditangani direktorat pimpinan Victor sebelum dia pensiun. Sebut saja dugaan korupsi kondensat bagian negara yang ditaksir bisa merugikan negara hingga triliunan rupiah.
Terakhir, Victor turun langsung bersama anak buahnya untuk menggeledah kantor PT Pelindo II terkait kasus dugaan pengadaan mobile crane di perusahaan plat merah itu.
Tindakannya mendapat respons keras dari Direktur Utama Pelindo II RJ Lino yang langsung mengadu kepada Kepala Bapenas Sofyan Djalil di depan awak media.
Pemerintah pun bereaksi dengan meminta penegak hukum agar tidak membuat kegaduhan dalam tindakan penegakan hukum, terutama dalam kasus korupsi yang bisa mengganggu stabilitas perekonomian negara.
Tak lama kemudian, Polri melakukan perputaran di jajaran perwiranya tingginya. Rotasi jabatan ini melontarkan Komisaris Jenderal Waseso dari posnya sebagai orang nomor satu Bareskrim. Jabatannya ditukar dengan Komisaris Jenderal Anang Iskandar yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional. (sip)