Menteri Kesehatan Nila Moeloek mengatakan tim tersebut beranggotakan 15 orang yang terdiri dari tim dokter spesialis penyakit paru, spesialis penyakit anak, spesialis penyakit dalam, tim penyehatan lingkungan, tim promosi kesehatan, serta tim Pusat Penanggulangan Krisis Kesehatan (PPKK).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nila mengatakan tim tersebut akan bertugas di Riau hingga provinsi tersebut dinyatakan bebas dari kabut asap. Ia menegaskan semua biaya pengobatan penyakit akibat kabut asap ditanggung oleh pemerintah.
Sebanyak 31.518 orang terganggu kesehatannya akibat kabut asap, dengan rincian 25.834 penderita infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), 2.246 iritasi kulit, 1.656 penderita iritasi mata, dan 538 penderita pneumonia.
"Sejak status siaga darurat sampai tanggap darurat telah dikirimkan bantuan masker sebanyak 260 ribu lembar serta obat-obatan seusai permintaan dinas kesehatan provinsi," kata Achmad. (obs)