Kepala Biro Operasional Polda Metro Jaya Komisaris Besar Martuani Sormin mengatakan pengamanan dilakukan sejak malam hari ini hingga selesai pelaksanaan hari raya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Martuani mengaku Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah mempersiapkan penanggulangan kapadatan arus dari perayaan Idul Adha tahun ini.
Semantara itu, Martuani mengatakan Polda Metro Jaya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk melakukan takbir di wilayahnya masing-masing. Himbauan tersebut untuk mengantisipasi semakin menumpuknya kendaraan dan mengganggu keamanan serta ketertiban.
"Kami sudah himbau semua tokoh agama dan masyarakat untuk melaksanakan takbiran di wilayahnya masing-masing. Jadi tidak lintas wilayah, seperti dari Bekasi ke Jakarta," ujarnya.
"Kami gagasannya lebih jauh lagi, yaitu unifikasi kalender Hijriah internasional, seperti Masehi. Itu tak lagi mencicil. Kami akan menuju itu butuh proses, tapi selama kami belum menemukan titik temu itu, kalau ada perbedaan harus tetap menghargai," ujar Haidar di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (22/9).
Sementara itu, terkait perbedaan hari libur, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti menyampaikan, pihaknya telah meminta kepada pemerintah agar memberikan perhatian secara proporsional kepada umat Islam yang akan merayakan Idul Adha besok.
"Tentu beberapa daerah kami apresiasi karena telah memberikan hari libur khusus, sehingga beberapa daerah libur pada 23 dan 24 September. Kalau tak bisa, hendaknya diberikan dispensasi untuk datang terlambat. Itu hak konstitusional," ujar dia. (utd)